Perisai perunggu bersejarah dikembalikan

Perisai perunggu peninggalan zaman besi yang selama lebih dari satu abad ditampilkan di British Museum telah dikembalikan ke Museum Lincolnshire, lokasi awal penemuan benda itu.

The Witham Shield, sebutan perisai terkenal itu, diyakini berasal pada sekitar 300 sebelum Masehi, merupakan salah satu contoh terbaik dari seni perhiasan peninggalan perabadan Kelt di Inggris, kata para ahli.

Perisai perunggu ini ditemukan di Sungai Witham, di dekat Lincoln, Inggris pada 1826.

Namun demikian, perisai itu kemudian dijual kepada seorang kolektor asal London pada 1831.

Semenjak saat itulah perisai yang telah menjadi ikon penting peninggalan bangsa Kelt itu tidak pernah dikembalikan ke Lincolnshire.

Benda peninggalan sejarah itu dipamerkan di Museum Seni dan Arkeologi di Lincolnshire yang akan berlangsung sampai 9 Juni nanti.

Koleksi terbaik

Penanggungjawab Museum Lincolnshire, Antony Lee mengatakan: "Ini adalah hasil negosiasi kita selama bertahun-tahun dengan British Museum".

Menurutnya, upaya pengembalian perisai itu memakan waktu lama, karena "perisai itu merupakan salah-satu koleksi terbaik mereka."

Setelah dipamerkan, lanjut Lee, para pengunjung terlihat senang dapat menyaksikan perisai itu telah kembali ke kota mereka.

"Itu salah satu benda yang memiliki semacam status ikonik," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, perisai perunggu ini merupakan salah-satu contoh terbaik peninggalan seni bangsa Kelt.

Saat pertama kali ditemukan, perisai itu menggunakan kayu sebagai kerangkanya.

Bagian belakang perisai itu juga dihiasi batu karang dari kawasan Mediterania serta potongan kulit babi hutan, ketika ditemukan sekitar 200 tahun silam.