Bayi AS diizinkan pakai nama 'Messiah'

Seorang bocah di negara bagian Tennessee, AS dinyatakan berhak tetap menyandang nama Messiah, yang berarti sang Juru Selamat, setelah diputuskan hakim tingkat banding yang mengubah keputusan hakim yang dikeluarkan sebelumnya bulan Agustus lalu.
Hakim di Cocke County, Telford Forgety, pada Rabu (18/09) menyatakan putusan hakim sebelumnya tentang bocah itu bertentangan dengan konstitusi.
Sang hakim tingkat rendah, Lu Ann Ballew, memerintahkan bayi Messiah DeShawn Martin, <link type="page"><caption> diganti namanya menjadi Martin.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/08/130812_majalahlain_nama_mesiah.shtml" platform="highweb"/></link>
Menurut Hakim Ballew hanya Yesus Kristus yang menyandang sebutan Messiah sejati sehingga pengunaan nama itu mungkin akan menyinggung kelompok masyarakat tertentu.
Padahal menurut kantor Administrasi Keamanan Sosial AS ada lebih dari 700 batu dinamai Messiah pada tahun lalu saja.
Melanggar konstitusi
Dalam pemahaman Kristiani Yesus adalah Messiah, sementara dalam iman Yahudi pengunaan istilah Juru Selamat ini merujuk pada sosoak yang diramalkan akan menjadi penyelamat kaum Yahudi.

Pengertian kamus menyebut nama itu bisa berarti siapa pun yang dipandang sebagai penyelamat atau pembebas.
Orangtua bayi Messiah, tujuh bulan, sebelumnya membawa kasus ini ke pengadilan karena berbeda pendapat soal nama belakang si bocah: si ibu Jaleesa Martin minta Messiah diberi nama belakang Martin, sementara si ayah Jawaan McCullough menuntut si bayi diberi nama McCullough.
Hakim Ballew kemudian memutuskan bahwa si bocah harus diberi nama Martin, karena, "memberi nama bocah ini Messiah berarti memberi beban berat yang tak selayaknya sebagai manusia pada anak ini, yang tak mungkin dipikulnya.''
Sebuah organisasi asal Wisconsin bernama Kebebasan Dari Agama (Freedom From Religion) mengajukan petisi keluhan terhadap putusan Hakim Ballew.
Dan akhirnya dalam sidang dengar pendapat Rabu (18/09) Hakim Forgety memutuskan tak ada dasar hukum penggantian nama bayi ini karena kedua orang tua sudah sepakat soal nama depannya.
Hakim Forgety juga juga mengatakan putusan hakim Ballew melanggar UUD AS yang menjamin pemisahan negara dan gereja.
Hakim memerintahkan si bocah diberi nama Messiah Deshawn McCullough.









