Kim Jong-un 'memiliki bayi perempuan'

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikabarkan telah memiliki seorang bayi perempuan yang dipanggil Ju-ae, kata mantan pemain basket AS Dennis Rodman.
Rodman yang baru saja mengunjungi Korea Utara pekan lalu dalam rangka "tur diplomasi basket," mengatakan hal tersebut kepada koran The Guardian.
Ia mengatakan telah menghabiskan waktu bersama dengan keluarga Kim dalam sebuah acara di tepi laut, dan menggambarkan Kim sebagai "ayah yang baik."
Kim memimpin salah satu negara paling rahasia di dunia, relatif sedikit yang diketahui tentang kehidupan pribadinya.
"Marsekal Kim dan saya bersantai di tepi laut bersama keluarganya," kata Rodman.
"Aku menggendong bayi mereka Ju-ae dan berbicara dengan [istri Kim] juga. Dia ayah yang baik dan memiliki keluarga yang cantik," katanya.
Tolak negosiasi
Tahun lalu, foto-foto Ri Sol-ju, istri Kim, beredar dan menimbulkan spekulasi bahwa dia hamil, meskipun tidak ada konfirmasi resmi.
Korea Utara hanya menegaskan Ri adalah istri Kim pada Juli 2012, sebulan setelah ia pertama kali tampil di depan umum dengan Kim Jong-un.
Rodman, yang telah mengunjungi Korea Utara <link type="page"><caption> dua kali</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130903_korut_dennis_rodman.shtml" platform="highweb"/></link> pada tahun ini, menjadi satu-satunya warga AS yang pernah bertemu Kim Jong-un sejak pemimpin ini mengambil alih setelah ayahnya meninggal pada tahun 2011.
Berbicara kepada wartawan di Beijing pada Sabtu (07/09) lalu setelah kembali dari Korea Utara, Rodman dengan marah menolak tawaran untuk bernegosiasi dengan Korea Utara mengenai pembebasan salah satu warga AS.
"Bukan pekerjaan saya untuk bertanya tentang Kenneth Bae," kata Rodman.
Kenneth Bae (dikenal di Korea Utara dengan nama Pae Jun-ho) ditahan pada November 2012 dan <link type="page"><caption> dihukum 15 tahun kerja paksa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130502_korut_as_warga_pae.shtml" platform="highweb"/></link> pada Mei lalu.
Bulan lalu, Korea Utara mencabut undangan untuk <link type="page"><caption> Robert King, utusan khusus AS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130830_bae_as_korut.shtml" platform="highweb"/></link>, untuk mengunjungi Pyongyang untuk membahas kasus ini.









