Konser musik perdamaian di Kashmir

Konser dengan menghadirkan the Bavarian State Orchestra rencananya akan berlangsung di Kashmir, India.
Konduktor ternama, Zubin Mehta juga akan tampil dalam konser yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Jerman di India.
Penyelenggara berharap konser yang digelar di Shalimar Gardens ini akan dihadiri oleh sekitar 1.500 tamu.
Zubin Mehta kepada wartawan mengatakan dia berharap konser ini mampu menyebarkan pesan damai.
Namun kelompok separatis mengatakan konser ini hanya melegitimasi posisi Delhi di wilayah itu dan laporan resmi negara itu soal kasus kekerasan yang terjadi di Kashmir.
"Melegitimasi pendudukan dengan konser musik sama sekali tidak bisa diterima," kata aktivis beranama Khurram Parvez kepada Wartawan BBC, Geeta Pandev di Srinagar.
Pengamanan ketat
Kashmir merupakan kawasan yang diklaim oleh <link type="page"><caption> India dan Pakistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130109_india_pakistan_tentara_kashmir.shtml " platform="highweb"/></link> dan merupakan daerah yang dipandang kerap melakukan perlawanan senjata terhadap India sejak tahun 1989.
Dalam beberapa tahun terakhir <link type="page"><caption> kekerasan di Kashmir</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130719_kashmir_jammalam.shtml" platform="highweb"/></link> sudah jauh berkurang dari kondisi di tahun 1990 namun untuk mencari solusi dari sebab kekerasan yang terjadi di sana masih jauh dari kata selesai.
Rencananya konser ini akan disiarkan secara langsung oleh belasan stasiun televisi di dunia.
Wartawan BBC mengatakan para pekerja yang bertanggung jawab terhadap persiapan konser ini terus mengejar target pengerjaan sejak Jumat (06/09) kemarin.
Mereka melakukan penyelasaian akhir dalam persiapan panggung yang besar lalu memeriksa kesiapan tata lampu dan suara serta memastikan belasan air mancur di sekitar lokasi konser bisa berfungsi dengan baik.
Petugas keamanan terlihat berjaga ketat di Srinagar untuk menjaga penyelenggaraan konser ini.
Polisi dan keamanan lain dalam jumlah besar terlihat berada di sejumlah jalan yang menuju lokasi konser.
Kepala Polisi Kashmir, Abdul Ghani Mir kepada BBC mengatakan pengamanan untuk konser ini sudah sangat siap.









