Pengguna internet di Cina meningkat

Telepon genggam di Cina

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Telepon genggam dinilai lebih murah dan mudah untuk mengakses internet.

Data terbaru dari Cina menunjukkan penggunaan internet lewat telepon genggam meningkat sampai 22% dibanding tahun sebelumnya.

Badan pemantau internet semipemerintah Cina, CINIC, mengatakan saat ini 388 juta warga di Cina menggunakan internet lewat telepon genggam atau peralatan tanpa kabel lainnya.

Dan untuk pertama kalinya akses internet lewat telepon genggam di Cina lebih banyak daripada lewat komputer meja.

Sementara jumlah pengguna internet secara total meningkat menjadi 538 juta atau kenaikan 11% dari tahun lalu.

Angka yang dikeluarkan CINIC juga menunjukkan bahwa penggunaan internet di kawasan pedesaan meningkat 10%.

"Telepon genggam lebih murah dan lebih mudah untuk mengakses internet di kawasan pedesaan Cina yang luas dan untuk pekerja migran yang besar," tulis pernyataan CINIC.

Sensor internet

Penggunaan situs-situs mikroblog yang memungkinkan pertukaran pesan pendek dan gambar dengan cepat belakangan amat populer.

Banyak warga CIna yang menggunakannya sebagai forum untuk mengungkapkan pendapat maupun dalam mendapatkan berita nonpemerintah.

Pemerintah Beijing berupaya mendorong penggunaan internet untuk tujuan bisnis dan pendidikan namun pada saat bersamaan menghalangi akses untuk materi yang dianggap subversif dan tidak senonoh.

Dengan menggunakan sistem sensor yang sering disebut Great Firewall of China, pemerintah bisa mencegah pemuatan pesan-pesan yang sensitif di internet.

Aksi unjuk rasa di beberapa negara Timur Tengah -yang disebut Musim Semi Arab, seperti di Tunisia, Mesir, maupun Libia- tampaknya membuat pihak berwenang semakin meningkatkan kontrol atas situs jejaring sosial maupun mikroblog.