Kokain senilai hampir U$100 juta disita di Hong Kong

Sumber gambar, AFP
Pabean Hong Kong berhasil menyita kokain dengan nilai mencapai hampir US$100 juta yang merupakan penangkapan terbesar di wilayah itu.
Kokain seberat 640 kg tersebut ditemukan di sebuah kontainer yang berasl dari Ekuador, seperti dilaporkan wartawan BBC, Juliana Liu, di Hong Kong.
Diperkirakan kokain itu akan didistribusikan untuk kawasan Asia Tenggara dan Cina daratan dengan nilai total jika sudah dipasarkan di jalanan mencapai sekitar US$98 juta.
Pihak berwenang Hong Kong mendapat informasi dari Otorita Pengawasan Obat Amerika Serikat untuk memeriksa lebih lanjut kontainer yang dimaksud.
Mereka kemudian berhasil mengidentifikasi kontainer itu ketika dibawa dari pelabuhan ke sebuah tempat pengiriman di kawasan New Territories dan diterima oleh dua pria yang diyakini sebagai anggota sindikat obat terlarang.
Tempat transit
Di tempat penerimaan itu dilakukan pemeriksaan dan ditemukan 541 batang kokain dalam bentuk batu bata dengan berat masing-masing 1,2 kg.
"Kami melihat kokain di situ, begitu kami membuka pintu kontainer," tutur Kepala Biro Penyelidikan Obat Terlarang Hong Kong, John Lee, kepada para wartawan.
"Penyelidikan awal kami tidak menutup kemungkinan atas pejabat pelabuhan di negara-negara Amerika Selatan, tempat obat terlarang itu dimasukkan ke kontainer. Kami akan menindaklanjuti kasus ini, "tambahnya.
Hong Kong -yang merupakan pusat jaringan transportasi untuk Asia, Eropa, dan Amerika- juga sering dijadikan sebagai tempat transit obat terlarang.
Pada Selasa, 3 Juli, pihak berwenang menangkap seorang pria yang berangkat dari Bandara Sao Paulo, Brasil, yang membawa kokain seberat 1,9 kg yang disembunyikan di balik celana dalam dan sepatu.
Tahun lalu mereka berhasil menyita 560 kg kokain dengan nilai di pasar sekitar US$77 juta. Lima warga Meksiko dan satu orang Kolombia termasuk dalam delapan orang yang ditangkap dalam kasus itu.









