AS-Korut tindaklanjuti pencarian jenazah tentara AS

AS dan Korea Utara bersepakat melanjutkan kembali pencarian sisa-sisa kerangka jenazah tentara Amerika yang tewas selama Perang Korea di tahun 50-an.
Departemen Pertahanan AS menyatakan "kesepakatan ini murni karena masalah kemanusiaan, dan tidak terkait masalah politik antara kedua negara. "
Keputusan untuk melanjutkan pencarian itu dihasilkan dalam pertemuan perwakilan dua negara selama tiga hari di Bangkok, Thailand.
Seperti dilaporkan Kantor berita AFP, Departemen Pertahanan AS mengatakan pencarian itu akan dimulai tahun depan, di sebuah wilayah yang berjarak sekitar 100km dari Pyongyang, ibukota Korea Utara.
Di tempat itulah sekitar 2,000 tentara Amerika diyakini hilang selama perang tersebut.
Genjatan senjata
Operasi pencarian ini sempat dihentikan enam tahun lalu, setelah hubungan AS-Korut mengalami ketegangan akibat persoalan program nuklir Korea Utara.
Sebelum dihentikan, pencarian yang dimulai 1996, berhasil menemukan lebih dari dua ratus kerangka jenazah tentara Amerika.
Sejumlah laporan menyebutkan, selama Perang Korea 1950-1953, diyakini ada 7.988 tentara AS yang hilang.
Dari angka sebesar itu, menurut Departemen Pertahanan AS, ada sekitar 5.500 tentara AS hilang di wilayah Korea Utara
Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata, dan bukan perjanjian perdamaian.









