Dinasti Shinawatra berkuasa di Thailand

Yingluck Shinawatra adik perempuan Thaksin diperkirakan menjadi PM Thailand

Sumber gambar, none

Keterangan gambar, Yingluck Shinawatra adik perempuan Thaksin diperkirakan menjadi PM Thailand

Thaksin Shinawatra menjadi perdana Menteri Thailand selama lima tahun, iparnya adalah mantan pempimpin dan adik perempuannya akan memegang jabatan itu.

Thaksin sepertinya kembali menguasai politik Thailand, tulis Thitinan Pongsudhirak dari Universitas Chulalongkorn Bangkok.

Dalam pemilu tanggal 3 Juli Partai Pheu Thai memenangkan 265 dari 500 kursi parlemen. Tokoh partai di pemilihan umum ini adalah Yingluck Shinawatra.

Kemenangan ini membuat keluarga Shinawatra semakin berkuasa.

Saat ini Thaksin Shinawatra tinggal di pengasingan di Dubai untuk menghindari hukuman penjara karena korupsi, tetapi kemenangan meyakinkan saudaranya akan meningkatkan perhatian berbagai pihak terhadap masa saat Thaksin berkuasa di tahun 2000-an.

Sruktur Thailand yang terkutub menunjukkan bahwa Yingluck memang yang diperlukan rakyat Thailand.

Dinasti keluarga

Sejak kekuasaan konstitusional diterapkan menggantikan monarki absolut di tahun 1932, Thailand dipimpin tokoh militer atau sipil dari kelompok atau koalisi yang sama, tetapi jarang terjadi dari anggota keluarga langsung.

Satu-satunya pengecualian adalah Pramoj bersaudara -Seni dan Kukrit- yang bergantian menjadi pemimpin saat terjadi pergolakan politik di pertengahan tahun 1970-an.

Tetapi mereka berasal dari dua partai yang sama sekali berbeda.

Berbeda dengan Yingluck yang berumur 44 tahun dan saudara laki-lakinya. Latar belakang mereka sama, berasal dari daerah Sankhampaeng, Chiang Mai, daerah wisata populer di Thailand utara.

Thaksin adalah anak laki-laki tertua dari 10 anak Lert dan Yindee Shinawatra, imigran keturunan Cina yang berjuang menjadi pengusaha di kota tersebut di tahun 1950-60an.

Sebelum mencapai puncak karirnya di tahun 1969 saat mendapatkan kursi parlemen, Thaksin mengalami pasang surut bisnis.

Di tahun 1950-an Thaksin masih bersekolah namun bekerja menjaga toko kecil ayahnya di lantai bawah. Kediaman keluarga berada di lantai atas.

Dia selalu menemani ayahnya, kemanapun dia pergi.

Keluarga politik

Sepak terjang yang dilakukan keluarga ini sementara negara tersebut mengalami kesulitan menjadi bagian dari legenda munculnya Thaksin.

Ia seorang perwira polisi yang juga berdagang, yang kemudian menjadi sangat diuntungkan monopoli telekomunikasi dan keberhasilan di pasar saham.

yingluck

Sumber gambar, getty images

Keterangan gambar, Yingluck Shinawatra saat kampanye pemilihan umum

Sebelum pemilu, Yingluck tidak begitu menonjol, sementara Thaksin semakin berhasil di arena politik.

Yingluck mengikuti jejak kakak laki-lakinya mendapatkan gelar S3 di Amerika Serikat. Dia masuk Kentucky State University yang lokasinya tidak jauh dari Eastern Kentucky University tempat Thaksin mendapatkan gelar hukum pidana.

Universitas di negara bagian Kentucky disukai mahasiswa Thailand karena sudah terdapat jaringan teman dan keluarga.

Setelah kembali ke Bangkok pada permulaan tahun 1990-an, Yingluck melibatkan diri dalam bisnis keluarga yang sahamnya baru saja dijual.

Beberapa saudara kandung dan ipar Thaksin terlibat dalam perusahaan telekomunikasi Shin Corp, tetapi Thaksin tetap mempekerjakan tenaga "profesional" untuk posisi manajemen kunci.

Yingluck mulai terlibat dalam bisnis sementara Thaksin mulai memasuki politik. Yingluck tetap berada diluar arena politik saat karir Thaksin meroket di akhir tahun 1990-an.

Kudeta militer

Saudara kandung Thaksin yang paling banyak terlibat politik adalah Yaowapa Wongsawat yang memimpin partai Thaksin Thai Rak Thai di utara.

Thaksin diturunkan lewat kudeta militer pada bulan September 2006, tetapi dia tetap mengorganisir partai-partai terbesar parlemen dibantu keluarganya.

Saat Thaksin berusaha kembali lewat Partai Kekuatan Rakyat di tahun 2007-2008, suami Yaowapa, Somchai Wongsawat, sempat menjadi perdana menteri untuk sementara waktu.

Tetapi partai tersebut bubar dan para politikusnya dilarang berkegiatan oleh lembaga peradilan.

Kekuatan Rakyat digantikan Pheu Thai yang kemudian menghadapi masalah karena Partai Demokrat berkuasa dengan bantuan militer dan pengadilan pada bulan Desember 2008.

Sementara Pheu Thai tidak memiliki pemimpin dan kebijakan, serta terpecah belah.

Tantangan

Sementara pemilihan umum semakin dekat, satu-satunya orang bersih dan memiliki cukup kekuatan politik untuk menghentikan masalah internal Pheu Thai hanyalah Yingluck.

Dia menjalankan bisnis keluarga yang tersisa setelah Shin Corp dijual pada bulan Januari 2006.

Thaksin sebelumnya tidak pernah memberikan isyarat akan menempatkan Yingluck.

Tetapi dia sudah menunjukkan kinerja yang baik. Yingluck mewakili generasi muda dan mahir berbisnis.

Kampanyenya terencana dengan menargetkan akar rumput Pheu Thai.

Berbeda dengan saudara laki-lakinya, Yingluck tidak mudah terpengaruh.

Tetapi masalahnya adalah Yingluck dikelilingi orang-orang Thaksin. Dia tidak memiliki pendukungnya sendiri.

Jika Yingluck dapat keluar dari pengaruh Thaksin, dia tetap harus menghadapi berbagai lawan politik yang kuat, kelompok militer, birokrasi, peradilan, kelas menengah dan para pemikir.

Mereka memang tidak memenangkan pemilu, tetapi mereka tetap dapat memotong masa kepemimpinan Yingluck.

Yingluck memang menghadapi berbagai tantangan tetapi dia seharusnya diberikan kesempatan.

Oleh Thitinan Pongsudhirak, Direktur Institute Keamanan dan Kajian Internasional, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Chulalongkorn, Bangkok.