Crowe 'sesali' komentarnya soal sunat

Russel Crowe
Keterangan gambar, Komentar Crowe dibela oleh sutradara Eli Roth

Bintang film Hollywood Russel Crowe meminta maaf karena mengecam tradisi sunat di akun Twitter-nya.

Crowe mengatakan prosedur itu "barbar dan bodoh" tetapi belakangan dia menghapus komentar-komentarnya itu.

Dia belakangan menulis: "Saya sangat menyesal mengeluarkan komentar-komentar itu disini yang menyebabkan kemarahan.

"Terlepas dari kepercayaan pribadi saya, saya sadar beberapa kalangan akan mengartikan itu...ejekan saya atas ritual dan tradisi orang lain. Saya sangat menyesal," tambah dia.

Bercanda

Dalam pesannya yang lain, pemenang piala Oscar ini mencerca argumen bahwa sunat membantu kebersihan, tetapi belakangan mengatakan komentarnya ini "kurang sensitif".

Crowe mengarahkan beberapa kicauannya ke sutradara film Eli Roth yang bersama-sama Crowe menulis dan memproduksi film Crowe berikutnya, The Man with the Iron Fists.

"Saya suka teman-teman Yahudi saya, saya suka apel dan madu dan topi kecil yang lucu tetapi berhentilah menyunat anak-anak kamu @eliroth," tulis dia.

Roth menjawab: "Kamu tidak pernah mengeluh ketika saya menyunat kamu siang ini."

Roth membela Crowe dari musuh-musuhnya dengan mengeluarkan satu pernyataan.

"Russel dan saya sahabat baik, dan kami sering saling mengejek di depan umum, seperti anda bisa lihat dari tanggapan saya.

"Tidak seorang pun dari media ang menghubungi saya untuk menanyakan apakah itu canda atau tidak, sebelum menurunkan berita-berita yang menyesatkan. Itu sendiri adalah indikasi dari masalah yang lebih serius," tambah Roth.

Para pemilih di San Fransisco akan disodori proposal bulan November nanti yang isinya melarang sunat untuk orang-orang di bawah umur 18 tahun.

Para penentangnya mengatakan larangan seperti melanggar hak-hak kelompok Muslim dan Yahudi yang menganggap praktek ini sebagai ritual agama yang suci.