Partitur musik Mozart ditemukan di toko amal

Ketika seorang relawan Oxfam Elstr Lee membuka sebuah dus sumbangan berisi partitur musik dia langsung mengenali ada sesuatu yang istimewa di dalamnya.
Lee yang juga seorang musisi mengenali label nama komposer di bawah dus itu, Wolfgang Mozart.
Kemudian dia meneliti tulisan di depannya dalam bahasa Prancis dan dipersembahkan untuk Ratu Charlotte, isteri Raja George III yang berkuasa 1738 sampai 1820.
Tulisan dalam bahasa Prancis itu menyebutkan booklet di dalamnya berisi "enam sonata untuk piano".
Rumah lelang Sotheby's kemudian membenarkan bahwa temuan itu adalah edisi pertama partitur musik yang ditulis Mozart di usia delapan tahun saat berkunjung ke London January 1765.
Booklet itu adalah satu dari 190 benda yang berkaitan musik yang dilelang di Sotheby's, London hari Rabu (08/06)
'Anak jenius'
"Ini adalah edisi sangat Mozart yang sangat awal," ujar Dr Simon Maguire, spesialis barang cetakan dan manuskrip musik di Sotheby's.

"Partitur ini termasuk yang pertama dia tulis ketika mengadakan perjalanan ke Inggris dalam program Wisata Besar sebagai seorang anak jenius," lanjutnya.
Mozart muda mengadakan pertunjukkan di Eropa setelah ayahnya yang juga pemain biola mengetahui kemampuan musik anaknya.
Keluarga ini tiba di London 23 April 1764 dan meninggalkan Inggris 24 Juli 1765.
Dia bersahabat dengan Johann Christian, putra Johann Sebastian Bach yang sempat tampil bersama.
Bocah berusia delapan tahun itu menyusun dua simponi utuk sebuah penampilan di London dan memainkan dua kali pertunjukkan di depan Raja George III dan Ratu Charlotte.
Mengenai nilai bookletnya sendiri, Dr Maquire mengatakan harganya sampai sekitar £3.000.
Namun dia menambahkan nilai yang nyata dari manuskrip ini adalah tulisan tangan Mozart.
"Kami pernah menjual manuskrip simponi Mozart dengan tulisan tangan sendiri seharga £2,5 juta (sekitar Rp34 miliar)," jelasnya.









