Malaysia tantang Thailand soal durian

Penjual durian di Kuala Lumpur

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Malaysia akan mengekspor durian beku ke Cina mulai bulan Juli

Malaysia akan mengekspor durian ke Cina mulai bulan Juli, tantangan bagi monopoli Thailand dalam penjualan buah ini.

Terobosan ini dicapai setelah Perdana Menteri Cina Wen Jiabao berkunjung ke Kuala Lumpur bulan lalu dan secara resmi menyepakti ekspor durian.

Menteri Pertanian Malaysia, Noh Omar, mengatakan ekspor durian ini akan dimulai pada puncak panen antara Juli dan September.

Ahmad Ishak, Kepala pemasaran pertanian Malaysia, mengatakan kepada kantor berita Bernama negara itu memproduksi sekitar 330.000 ton durian setiap tahun, sebagian besar untuk konsumsi dalam negeri.

"Kami akan mengekspor durian beku dengan biji dan tanpa biji," kata Ahmad seperti dikutip Bernama.

Durian tumbuh subur di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia, Filipina, Kamboja, Brunei dan Vietnam.

Dominasi Thailand

Namun Thailand mendominasi perdagangan durian selama lebih dari tiga puluh tahun.

Thailand mengekspor 138.000 ton durian tahun lalu ke Cina dengan nilai hampir US$70 juta atau sekitar 60% dari ekspor durian global negara itu.

Durian Thailand biasanya diekspor sebelum matang dan tiba di negara tujuan saat sudah siap disantap.

Namun jenis durian di Malaysia adalah harus ditunggu matang di pohon dan karena itu harus dikirim dalam bentuk beku.

Para pejabat Malaysia meminta para petani untuk meningkatkan produksi agar permintaan dalam negeri tidak terganggu setelah ekspor ke Cina dimulai.

Para pejabat Cina dilaporkan mengunjungi perkebunan durian baru-baru ini untuk penelitian lebih lanjut.

Pemerintah Malaysia mengirim 200 durian beku kepada Wen Jiabao setelah perdana menteri Cina ini menyatakan siap untuk mengimpor buah ini.