Pesumo Jepang terlibat skandal

Pesumo Jepang

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Sumo bukan sekedar olahraga namun juga simbol tradisi dan budaya

Dua pesumo Jepang mengaku mengatur pertandingan melalui SMS ditengah upaya meningkatkan citra olahraga yang tercemar sejumlah skandal.

Menteri Olahraga Yoshiaki Takaki mengatakan kepada parlemen dua pesumo dan seorang mantan pesumo mengaku terlibat dalam pengaturan pertandingan sumo.

Asosiasi Sumo Jepang (JSA) mengatakan polisi menemukan email berisi daftar nama pesumo yang terlibat dalam pengaturan pertandingan.

Polisi telah menyita telpon genggam mereka.

Kasus ini semakin mengejutkan rakyat Jepang karena sumo sebelumnya terguncang oleh kasus judi, perkelahian di luar ring dan juga penggunaan obat bius.

Sumo memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat Jepang yang memandangnya bukan hanya sekedar olah raga, tetapi juga simbol tradisi dan budaya negara itu.

Bebas pajak dicabut

Perdana Menteri Naoto Kan mengatakan skandal pengaturan pertandingan ini menipu rakyat.

Sejumlah laporan menyebutkan Kan sedang mempertimbangkan untuk tidak memberikan piala perdana menteri untuk pemenang turnamen bulan Maret.

Sedangkan pengecualian pajak untuk asosiasi sumo Jepang mungkin akan dicabut dan status sumo sebagai organisasi yang berafiliasi dengan pemerintah diragukan.

Terungkapnya pengaturan pertandingan ini terjadi setelah polisi tahun lalu menyelidiki judi gelap yang dilakukan para pesumo dalam pertandingan baseball.

Polisi menyita telepon tangan selama penggerebekan terhadap tempat latihan sumo.

Dalam telepon tangan itu, polisi menemukan sejumlah SMS yang membicarakan pengaturan pertandingan antara lain tentang jenis bantingan yang akan dilakukan seorang pesumo dan bagaimana lawannya akan jatuh.

JSA menyelenggarakan enam turnamen setiap tahun. Bulan Julii lalu badan penyiaran Jepang NHK, membatalkan siaran langsung televisi turnamen sumo untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir setelah terungkapnya skandal judi.