Pembobol Twitter Obama dihukum

Seorang warga Prancis dijatuhi hukuman kurungan percobaan karena membobol akun Presiden AS Barack Obama di situs microblogging Twitter.
Francois Cousteix, yang berselancar di internet dengan nama Hacker-Croll, terancam hukuman penjara maksimum dua tahun.
Dia mengatakan di sidang perkaranya bahwa dia membobol akun tersebut untuk kebaikan bersama, yaitu menyoroti pelanggaran privasi.
"Saya melakukannya untuk tujuan pencegahan, bukannya menyakiti orang," kata Cousteix.
Dia mengatakan dia ''lega'' atas hukuman yang dijatuhkan.
'Informasi publik'
Cousteix diketahui meretas akun Presiden Obama bulan Maret setelah badan penyelidik federal AS, FBI memberitahu pihak berwenang Prancis.
Penyelidik menyimpulkan si hacker menduga password untuk administrator Twitter dari informasi publik yang bereda di internet, sehingga bisa memperoleh akses ke akun orang-orang penting dan ternama.
Cousteix mengatakan kepada hakim ketua bahwa dia tidak menganggap dirinya seorang hacker "dalam arti sempit istilah tersebut."
Dia mengatakan: "Saya tidak merusak apa-apa. Saya mungkin bisa saja [merusak], tapi saya tidak. Itu bertentangan dengan etika saya.''









