Pensiunan nekad di Jerman

Di kaki pegunungan Alpen wilayah Bavaria, Jerman, ada sebuah danau bernama Chiemsee. Danau yang menawarkan kedamaian dan ketenangan. Sebuah danau yang sangat populer sebagai tujuan wisata di Jerman.
Namun belum lama berselang, danau itu menjadi tempat eksekusi tindak kriminalitas yang tidak biasa.
Ceritanya bermula sekitar 6.000 kilometer di Amerika.
Dua pasang pensiunan Jerman menanamkan uang lebih dari $3 juta di pasar properti Amerika.
Tetapi investasi mereka bukannya menuai untung malah buntung, dan uang mereka hilang tanpa sisa.
Siapa yang disalahkan oleh para pensiunan ini? Bukan krisis sub-prime kredit rumah. Yang mereka salahkan adalah penasihat keuangan mereka, James Amburn. Mereka menuduh Amburn mencuri uang tabungan itu.
Mobil pelarian
Mereka mencoba untuk menyelamatkan investasi mereka lewat pengadilan dan gagal. Kemudian kelompok pensiunan itu konon memutuskan untuk main hakim sendiri.
Menurut dakwaan, Roland Kaspar (74 tahun), seorang pensiunan arsitek, adalah pemimpinnya. Bersama dengan seorang rekannya yang berumur 60 tahun, ia menculik Amburn dari apartemennya di kota Speyer.
Dikatakan penasehat keuangan itu disumbat mulutnya, kaki dan tangannya diikat.
Ia kemudian dimasukkan ke semacam boks khusus dan didorong ke mobil pelarian.
Setelah menempuh perjalanan sejauh 480 kilometer, mobil tiba di sebuah rumah peristirahatan di desa Hart yang terletak di kawasan Danau Chiemsee.

Anggota kelompok itu sudah menunggu, termasuk istri Kaspar yang sudah berusia 80 tahun, Sieglinde, dan dua pensiunan dokter.
Konon kelompok ini kemudian memenjarakan Amburn di ruang bawah tanah rumah peristirahatan itu.
Selama tiga hari mereka mencoba untuk meyakinkan penasihat keuangan mereka untuk memberi kompensasi. Amburn mengaku bukan hanya dipenjara tetapi juga disiksa selama penahanan.
Minta tolong
Menurut catatan dalam dakwaan, Amburn kemudian dipaksa menandatangani dokumen yang menyebut ia akan mengembalikan uang yang hilang itu.
Untuk melakukan pembayaran, Amburn diperbolehkan mengirim faks ke banknya di Swiss.
Inilah celah yang ditunggu Amburn.
''Ia menandatangani faks ke bankirnya di Swiss dan menulis 'panggil polisi' di dalamnya'', kata Harald Baumgaertl, salah seorang pengacara terdakwa.
Para pensiunan itu membaca faks yang hendak dikirim tetapi tak ada satu pun yang sadar akan permintaan tolong itu.
Bank Swiss kemudian memberi peringatan kepada polisi.
Beberapa jam kemudian, sekitar jam empat pagi, puluhan anggota polisi khusus Jerman menyerbu rumah itu.
''Persoalannya adalah kebanyakan orang yang menanamkan tabungan mereka hanya melihat dollar atau keuntungan di mata mereka,'' kara Harald Baumgaertl.
''Sekarang mereka tidak melihat sepeser pun. Sangat penting kepada siapa anda melepas uang.''

Di seputar Traunstein, tempat persidangan digelar, sambutan terhadap kasus ini beragam.
''Banyak laporan di media yang menyebut banyaknya penasehat keuangan yang tidak bagus,'' kata seorang warga setempat.
''Itulah yang membuat mereka merasa benar melakukan apa yang mereka lakukan.''
''Melakukan penculikan jelas tindakan bodoh,'' kata yang lain lagi. ''Tetapi saya bisa memaklumi mengapa mereka melakukan itu. Sangat tidak benar kalau sesorang bisa kehilangan uang begitu banyak, begitu saja.''









