Piala Dunia 2022: Jerman tersingkir, Jepang secara dramatis lolos ke 16 besar

Sumber gambar, Getty Images
Tim favorit Jerman dipaksa angkat koper lebih awal setelah gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar.
Di laga terakhir di Grup E, Jerman menang 4-2 atas Kosta Rika, namun Jepang secara dramatis menang 2-1 atas Spanyol, yang membuat Jepang berada di puncak klasemen, disusul oleh Spanyol, sedangkan Jerman berada di posisi tiga.
Dari grup ini, Jerman memang dalam posisi rawan setelah menelan kekalahan dari Jepang 1-2 di laga pertama mereka.
Kejutan juga terjadi di Grup F.
Maroko menang 2-1 atas Kanada, yang membuat tim Afrika Utara ini berada di puncak grup.
Maroko lolos ke 16 besar bersama Kroasia, sementara Belgia -- tim yang berada di peringkat dua dunia di daftar FIFA -- tersingkir.
Baca juga:

Sumber gambar, Getty Images
Tersungkurnya raksasa sepak bola dunia
Tersingkir dari babak grup adalah mimpi buruk kedua bagi tim asuhan Hansi Flick. Juara empat kali Piala Dunia itu sebelumnya pernah tersingkir dari babak penyisihan grup pada 2018.
Kemudian, pada Piala Eropa 2020, Die Mannschaft—julukan timnas Jerman—tersingkir dari babak 16 besar.
Gelandang Kai Havertz bicara blak-blakan mengenai timnas Jerman.
"Ketika kami tersingkir dua kali di babak awal dan sekali di babak 16 besar, rasanya sangat pahit.
"Kami harus jujur dan mengatakan bahwa selama empat tahun segala sesuatunya tidak berjalan baik. Sekarang kami telah tersingkir dua kali di babak grup. Saya pikir kami bukanlah tim turnamen lagi," paparnya.
Flick mengaku bakal mengkaji hasil yang dia petik pada turnamen kali ini. Sebab, Jerman akan menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024 mendatang. Kembali tersingkir secara memalukan di depan publik sendiri bakal menjadi kejadian yang tidak terbayangkan.
"Kami perlu mengkaji hasil Piala Dunia dan menuju arah yang berbeda. Ini adalah langkah berikutnya yang akan kami tempuh dan segera dilakukan. Kami perlu kembali ke hal mendasar.
"Saya adalah orang yang sangat kritis dan kami akan mengkaji semuanya," papar Flick.
Dia menegaskan tak punya rencana untuk mundur dari jabatannya.
"Saya punya kontrak sampai 2024, dan saya menantikan Piala Eropa (tahun 2024), tapi itu masih lama," kata Flick yang mengambil posisi Joachim Low sebagai pelatih timnas Jerman pada Agustus 2021.

Sumber gambar, Getty Images
Timnas Jerman tak lagi bisa mengandalkan penjaga gawang Manuel Neuer yang berusia 36 tahun. Dua pemain andalan mereka juga telah uzur, yakni Thomas Muller yang berusia 33 tahun dan Ilkay Gundogan yang berusia 32 tahun.
Timnas Jerman sejatinya punya sejumlah talenta muda, seperti pemain 19 tahun Jamal Musiala serta Havertz yang berusia 23 tahun.
Tapi terlepas dari komposisi pemain, timnas Jerman perlu berbenah, menurut pengamat sepak bola BBC Sport, Phil McNulty.
Selama turnamen di Qatar, Jerman tak lagi solid di lini pertahanan dan terlalu cepat puas saat unggul. Kombinasi itu terbukti mematikan dalam turnamen sepak bola.
Mereka bertolak dari Qatar dengan menyandang predikat sebagai raksasa sepak bola dunia yang tersungkur.
Kosta Rika kacaukan peluang
Pelatih Luis Fernando Suarez mengatakan Kosta Rika akan menikmati kesempatan untuk mengacaukan peluang di Piala Dunia.
Harapan negara dari Amerika Tengah untuk lolos ke babak 16 besar di Qatar, nyaris pupus setelah menelan kekalahan telak dari Spanyol 7-0.
Tapi setelah mengalahkan Jepang, dan seandainya menang dari Jerman, maka mereka bakal lolos dan meniru gaya heroik di 2014, ketika mereka menekuk Italia dan Inggris.

Sumber gambar, EPA
"Delapan tahun telah berlalu, dan para pemain telah berubah, tapi Anda punya kenangan yang baik," kata Suarez.
"Mungkin ini karena gen turunan bagi pemain Kosta Rika. Ketika mereka bisa lolos ke Piala Dunia, mereka melakukan hal yang berbeda, dan mereka bermain dengan baik.
"Saya bukan hanya bicara tentang Piala Dunia 2014 di Brasil. Saya kira juga Piala Dunia 1990 di Italia.
"Mereka lolos ke babak 16 besar, di mana tak ada satu pun yang percaya sebelumnya. Mereka tidak pernah difavoritkan, itu bagus."

Sumber gambar, Koji Watanabe/Getty
"Kami harus kuat secara emosional, dan siap banting tulang pada pertandingan ini. Kalau Jerman tersingkir, ini akan menjadi hal besar, dan kami akan bangga bisa bertanggung jawab atas hal itu."
Pertandingan dengan hasil seri, bahkan sudah cukup bagi Kosta Rika untuk melaju di grup E. Tapi Jerman harus menang setelah kalah 2-1 dari Jepang di pertandingan pertamanya, dan berakhir imbang 1-1 saat melawan Spanyol.
Baca Juga:
Informasi tim
Bek tengah Kosta Rika, Francisco Calvo diskors setelah menerima kartu kuning kedua saat pertandingan melawan Jepang.
Daniel Chacon, 21 tahun, kemungkinan muncul sebagai pemain pengganti terakhir, karena pelatih Suarez mungkin lebih memilih pemain yang berpengalaman, Juan Pablo Vargas, 27 tahun.
Leroy Sane bisa bermain lebih awal untuk Jerman setelah pemain sayap itu pulih dari masalah lutut, ia sempat bermain sebagai pemain pengganti saat melawan Spanyol.
Niclas Fullkrug berharap merumput sejak awal, setelah pemain ini menggantikan Thomas Muller saat melawan Spanyol. Saat itu, Fullkrug berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
PREDIKSI CHRIS SUTTON
Sejak awal, Jerman melewati banyak batu sandungan untuk masuk ke babak 16 besar.
Mereka beruntung masih bisa bertahan, tapi menurut saya mereka akan memanfaatkan kesempatan mereka sebaik-baiknya, dan mengalahkan Kosta Rika dengan mudah.
Jerman memiliki sejumlah pemain penyerang yang bagus, meskipun mereka punya kerentanan di baris pertahanan, mereka semestinya bisa menang dengan tenang.
Prediksi: 0-4











