Mengubah kantong plastik dengan 'kenangan menyakitkan' jadi fesyen kelas atas

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

    • Penulis, Nduka Orjinmo
    • Peranan, BBC News, Abuja

Fotografer Nigeria Obinna Obioma menggunakan berbagai cara kreatif untuk menampilkan kantong plastik khas Afrika Barat dan mengajak kita merenung tentang migrasi.

Short presentational grey line

Dikenali di seluruh dunia dengan varian warna biru-putih dan merah-putihnya, kantong plastik yang dulunya tak bernama ini telah lama populer khususnya di pasar-pasar di Afrika Barat.

Tapi ketika pada 1980-an, ratusan ribu imigran tanpa dokumen, banyak dari mereka berasal dari Ghana, terburu-buru memasukkan barang-barang pribadi mereka ke dalamnya setelah diberi pemberitahuan untuk segera meninggalkan Nigeria, ia dikenal sebagai Ghana Must Go (Ghana harus pergi).

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, OBINNA OBIOMA

Mudah dilipat sehingga muat dalam saku dan dengan kemampuan ajaib menciptakan ruang untuk satu barang lagi, tas ini menjadi pilihan para warga Ghana yang pergi dengan tergesa-gesa.

Sejak itu, tidak ada yang meminta "kantung kota-kotak itu" di pasar, mereka hanya meminta Ghana Must Go - frasa yang juga digunakan di Ghana, kendati memunculkan kenangan pahit bagi sebagian orang.

"Saya ingat bertanya kepada orang tua dan kerabat lain yang lebih tua tentang asal-usul kantung ini karena menurut saya namanya menarik," kata Obina, yang berbasis di New York.

Dalam Anyi N'Aga (Ke Mana Kita Pergi dalam bahasa Igbo), ia merenungkan bagaimana kantung plastik ini telah melampaui status kurir mereka dan digunakan sebagai simbol personifikasi migrasi - "digunakan untuk membawa tidak hanya barang tapi juga budaya, warisan, dan kenangan", ujarnya.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line
Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line

Bekerja sama dengan Chioma Obiegbu, seniman visual dan desainer asal Nigeria yang juga berbasis di New York serta penata fesyen Wuraola Oladapo, mereka menciptakan pakaian yang digambarkan Obinna sebagai gabungan desain gaya barat dan Afrika.

"Dalam beberapa desain pakaian yang terdiri dari dua bagian, atasannya sangat dipengaruhi oleh estetika fesyen barat sementara roknya didesain supaya mirip kebaya Afrika Barat.

"Juga ada gele (hiasan kepala) yang secara tradisional dikenali sebagai pernyataan fesyen Afrika," ujarnya.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line
Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line

"Kantong plastik ini mengonotasikan migrasi bukan sebagai kata yang bermakna bepergian tapi sebagai sesuatu yang hidup - dengan setiap perbatasan yang dilalui - [seorang migran] mengambil sesuatu yang baru dan meninggalkan sesuatu yang lain," kata Obinna.

Lahir di Nigeria, ia pertama kali dikenalkan pada fotografi oleh ayahnya yang selalu bersemangat mengambil foto pada acara piknik keluarga dan ulang tahun.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line

Tapi dari ibunyalah ia menerima kamera pertamanya setelah pulang dari sekolah di Inggris dan ia menghubungkan gaya fotografinya yang konseptual, potret, dan naratif pada tahun-tahun formatif itu di luar negeri.

"Saya mendapati diri saya menggunakan fotografi untuk mengeksplorasi kondisi manusia. Khususnya isu-isu terkait identitas, budaya, dan warisan Afrika," ujarnya.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line

Kantong Ghana Must Go

Kantong Ghana Must Go punya sejarah panjang. Pada 2017, maskapai KLM dan Air France sampai harus melarangnya karena kantong tersebut bisa terburai dan menyumbat sistem pengantaran bagasi.

Larangan itu masih diberlakukan sampai sekarang meski aparat Ghana telah memprotesnya dengan argumen bahwa larangan tersebut "bukan hanya menghina tapi bernada rasisme dan diskriminasi" mengingat kantong itu jamak dipakai para pelancong asal Afrika.

Kantong itu juga dikaitkan dengan Nigeria lantaran dipakai para politisi korup untuk membawa uang tunai, khususnya saat pemilu.

Reputasi buruk tersebut masih melekat walau banyak transaksi uang di negara itu kini memakai teknologi, alih-alih uang tunai.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line

Kantong Ghana Must Go sangat populer hingga kini di kawasan Afrika Barat dengan berbagai ukuran dan warna, dari pola pohon kuning sampai warna abu-abu yang banyak dipakai para pedagang sepatu bekas.

Barang itu sangat murah dan tampak ajaib karena berbagai barang bisa muat, walau terlihat penuh.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna Obioma

1px transparent line

Bagaimanapun, Obinna merenung apakah sudah saatnya menanggalkan istilah Ghana Must Go.

"Saya meyakini Ghana Must Go dapat digolongkan sebagai hinaan yang tentu merendahkan penduduk Ghana.

"Ini memunculkan pertanyaan, apakah namanya harus diubah, atau kantong tersebut mesti tidak lagi diproduksi?" tanyanya.

Model in Ghana Must Go fabrics

Sumber gambar, Obinna

1px transparent line

Semua foto dilindungi hak cipta.