Tersangka utama pemerkosa dan pembakar remaja India ditangkap

India, Raka Kendua, perempuan

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Duka mendalam keluarga remaja perempuan 16 tahun yang diperkosa dan dibakar berduka di Raja Kendua.

Kepolisian India mengatakan sudah menangkap tersangka utama dalam pemerkosaan dan pembunuhan seorang remaja perempuan berusia 16 tahun.

Dhanu Bhuiyan dan antek-anteknya dituduh memperkosa dan kemudian membakar hidup-hidup remaja perempuan berusia 16 tahun, Jumat (04/05), di negara bagian Jharkhand.

Remaja tersebut dibunuh setelah orang tuanya melaporkan pemerkosaan kepada para sesepuh di kampung, seperti dijelaskan polisi.

Para sesepuh kampung kemudian menghukum dua tersangka pemerkosa dengan 100 kali sit up dan denda 50.000 rupee atau sekitar Rp10 juta.

Namun kedua pria tersebut diduga marah besar dengan hukuman yang diterima sehingga membakar remaja perempuan itu setelah memukuli orang tuanya.

"Kedua tersangka memukul orang tuanya dan bergegas masuk ke dalam rumah tempat mereka membakar remaja itu dengan bantuan rekan-rekannya," tutur aparat polisi setempat, Ashok Ram, kpada kantor berita AFP.

Polisi kini sudah menangkap 15 dari 18 orang yang dicari untuk diselidiki terkait dengan pemerkosaan dan pembakaran tersebut.

Raja Kendua, India

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Aparat keamanan berjaga-jaga di sekitar kampng Raja Kendua setelah pemerkosaan dan pembunuhan remaja 16 tahun.

Bhuiyan, tambah polisi, ditangkap di rumah salah satu keluarganya, tempat dia bersembunyi. Dia belum memberi komentar atas tuduhan tersebut.

Korban dilaporkan diculik dari rumahnya ketika kedua orang tuanya sedang menghadiri pesta perkawinan dan diduga diperkosa oleh dua orang pria di sebuah kawasan hutan di dekat kampung Raja Kendua.

Mengetahui kekerasan seksual atas putrinya, mereka kemudian melaporkan kepada para sesepuh di kampung untuk menghukum tersangka pemerkosa.

Korban dan pemerkosanya tampaknya saling mengenal, jelas Inspektur Jenderal Polisi, Shambu Thakur.

India, kekerasan, perempuan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Rangkaian kekerasan seksual atas perempuan memicu kemarahan massal di India namun masih belum berhasil menghentikannya.

Walau dewan sesepuh kampung tidak memiliki wewenang hukum, mereka cukup berpengaruh di beberapa kawasan pedesaan India dan menjadi saluran untuk menyelesaikan sengketa tanpa harus melalui sistem peradilan India yang mahal.

Bagaimanapun ada pula beberapa sesepuh kampung yang didakwa dengan mengeluarkan perintah yang melampaui hukum dan merusak barang bukti.

Kekerasan atas remaja perempuan ini menjadi insiden terbaru dalam serangkaian kejahatan seksual di India, yang mencatat 40.000 kasus pemerkosaan sepanjang tahun 2016 lalu,

Akan tetapi diperkirakan banyak kasus yang tidak dilaporkan karena stigma yang kemudian melekat kepada korban pemerkosaan dan kekerasan seksual.