Kasus lempar rokok pada orang utan: sudah sering dilakukan pengunjung
Video yang memperlihatkan seorang pengunjung yang melempar rokok ke seekor Orangutan di Kebun Binatang Bandung agar dihisap, menjadi viral di media sosial dan memancing kemarahan: siapa nyana ternyata hal itu biasa dilakukan pengunjung KBB terhadap satwa, khususnya jenis primata.
"Pelajar atau mahasiswa itu ngerokok, terus mereka iseng lemparin rokoknya dan diambil sama si Orangutan terus dia rokok, ikut ngerokok. Kalau dulu mah jadi atraksi lucu-lucuan," kata Prima Mulia, warga Bandung yang mengaku beberapa kali melihat kejadian itu. "Kebanyakan pelaku adalah pelajar atau mahasiswa yang datang bersama-sama," katanya kepada Julia Alazka seorang wartawan Bandung/
Hal itu diamini Herlina Agustin, Dewan Penasihat Profauna, komunitas yang aktif memperjuangkan kesejahteraan satwa. Ia mengatakan, kasus Orangutan merokok di KBB bukan pertama kalinya terjadi. Bahkan, sudah terjadi sejak lama.
Herlina Agustinmenambahkan, yang menjadi target keisengan pengunjung adalah primata. Pasalnya, satwa jenis ini bisa meniru tingkah manusia. Jadi tidak heran, jika Ozon, Orangutan yang tampak di video, terlihat mahir merokok.
"Primata, terutama Orangutan, yang biasa dekat dengan manusia lebih sering meniru perilaku manusia di dekatnya. Hal ini tidak akan terjadi pada Orangutan yang hidup di alam," ujar Herlina.
Perilaku iseng tapi berbahaya itu disadari oleh pihak KBB yang lalu memasang tanda larangan memberikan makanan dan rokok di kandang hewan yang tergolong cerdas itu.
"Larangan itu hanya dipasang di kandang Orangutan karena di situlah banyak pengunjung iseng yang melemparkan rokok," sebut Juru Bicara KBB, Sulhan Syafi'I saat ditemui di sekitar kandang Ozon di KBB, Jalan Tamansari Kota Bandung, Kamis.

Sumber gambar, Julia Alazka
Larangan itu juga terlihat di sekitar kandang Orangutan berusia 22 tahun itu. Sayangnya, tulisan "Demi kesehatan dilarang memberikan makanan dan rokok" sudah pudar dan dipasang terlalu jauh dengan kerumunan pengunjung sehingga tidak terlihat jelas.
"Kita akan pasang tulisan yang lebih gede. Jadi tulisannya diperbesar, segede spanduk agar bisa lebih tegas," kata Sulhan.
Namun kendati bukan pertama kali merokok, Ozon si orang utan, dianggap masih sehat. "Hasil pemeriksaan tim dokter hewan KBB, hasilnya secara fisik masih normal. Ozon tidak memperlihatkan tanda-tanda kecanduan rokok." Ujar Sulhan yang juga menyebutkan Ozon dalam kondisi sehat.
Kasus ini jadi pembicaraan setelah seorang aktivis kesejahteraan binatang, Marison Guciano mengunggah video berdurasi 59 detik itu di akun Facebook pribadinya, Selasa 6 Maret 2018.

Sumber gambar, AFP
"Video ini diambil oleh relawan saya pada minggu 4 Maret 2018 di KBB (Kebon Binatang Bandung)," kata Marison, pendiri Indonesia Animal Welfare Society.
Dalam video itu, terlihat seorang pria berkacamata melemparkan sebatang rokok dalam keadaan menyala ke kandang Orangutan yang lalu mengambilnya dna kemudian menghisapnya beberapa kali, layaknya orang merokok.
Meski di keterangan videonya, Marison menyebut pengunjung itu bodoh, namun ia tidak sepenuhnya menyalahkan pengunjung tersebut.
"Tapi tidak semua kesalahan ada pada pengunjung. Lemahnya pengawasan oleh pihak manajemen kebun binatang juga satu persoalan," kata Marison.

Sumber gambar, Julia Alazka
Menurutnya, seharusnya ada petugas dari kebun binatang yang mendampingi pengunjung dan memberi edukasi.
"Tetapi akar masalahnya adalah bahwa kita tidak punya standar kesejahteraan satwa di kebun binatang. Hampir semua satwa yang hidup di kebun binatang dalam kondisi memprihatinkan di bawah 5 prinsip kesejahteraan satwa. Mulai dari kandang, kebutuhan makan, kesehatan, sampai jaminan untuk bisa berprilaku secara alami," paparnya.
Mengenai lemahnya pengawasan, Sulhan menyatakan, pihaknya telah memberlakukan sistem penjagaan dan pengawasan yang cukup ketat. Ada seorang penjaga yang berjaga di setiap kandangnya. Selain itu, diberlakukan patroli oleh satpam setiap dua jam sekali.
Dengan adanya kejadian itu, Sulhan mengatakan, akan meningkatkan patroli dan menyiagakan Zoo Educator yang bertugas memberikan pemahaman kepada pengunjung tentang memperlakukan satwa yang baik.
Pelaku dilaporkan ke polisi
Manajemen KBB berencana melaporkan pelaku pelemparan rokok ke Polrestabes Bandung dalam waktu dekat. Sulhan mengatakan, mereka meminta bantuan aparat hukum agar bisa mengusut si pelaku yang identitasnya belum diketahui.
"Ini unsur kesengajaannya sangat tinggi, jadi kita meminta polisi mengusut pelaku ini agar bisa diproses," kata Sulhan.

Sumber gambar, Julia Alazka
Untuk mengungkap identitas pelaku, Manajemen KBB telah mencetak wajah si pelaku yang tertangkap kamera dalam video tersebut. Gambar itu akan ditempel di beberapa titik di kawasan KBB dan disebar melalui media sosial.
"Di medsos kita, IG, Twitter, dan website, kita akan cantumkan orang ini yang memberikan rokok kepada Ozon, ini perbuatan tidak terpuji," ujarnya.
Pelaku akan dijerat dengan Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan terhada satwa dengan ancaman pidana 3 bulan penjara.
Hal lain, kata Sulhan, Kebun Binatang Bandung mempertimbangkan untuk meberlakukan larangan mrokok di seluruh kawasan kebun binatang.
Ini bukan pertama kalinya Kebun Binatang bandung menjadi sorotan dan jadi pembicaraan di berbagai media sosial.
Sebelumnya, KBB pernah pula jadi bulan-bulanan, setelah beredarnya video yang menunjukkan sejumlah beruang madu yang disebut kelaparan dan 'mengemis'ngemis' makanan kepada pengunjung.










