Ratu Elizabeth II mencatat takhta terlama Inggris selama 65 tahun

Ratu Elizabeth II, Inggris

Sumber gambar, PA/Dominic Lipinski

Keterangan gambar, Ratu Elizabeth II menjadi penguasa kerajaan terlama di dunia setelah wafatnya Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, tahun 2016 lalu.

Ratu Elizabeth II hari ini, Senin (06/02), mencatat sejarah menjadi pemegang takhta Inggris pertama dengan masa kekuasaan 65 tahun atau dikenal sebagai Peringatan Safir.

Menjadi ratu tahun 1952 menyusul wafatnya sang ayah, Raja George VI, Elizabeth sudah duduk selama 23.702 hari di takhta Kerajaan Inggris.

Tidak ada perayaan besar menandai Peringatan Safir ini dan Ratu tidak akan tampil di depan umum namun akan menghabiskan waktu secara pribadi di salah satu rumahnya, Sandringham Estate di Norfolk, Inggris timur.

Ratu Elizabeth II, Inggris

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Bersama suaminya, Duke of Edinburgh, Ratu tampil di balkon Istana Buckhingham saat perayaan Peringatan Perak takhtanya, 1977.

Bagaimanapun akan ada tembakan meriam di Green Park -di seberang Istana Buckingham- dan di Tower of London.

Ratu Elizabeth II juga menjadi penguasa kerajaan paling lama di dunia setelah meninggalnya Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, tahun lalu.

Saat Natal 2016 lalu, Ratu tidak bisa ikut kebaktian di gereja karena menderita flu namun dia tampak riang usai kebaktian Minggu (05/02) saat bertemu para warga yang menyambut dan memberi bunga di luar gereja di Norfolk.

Ratu Elizabeth II, Inggris

Sumber gambar, PA/Gareth Fuller

Keterangan gambar, Ratu Elizabeth II mendapat bungan dari seorang anak saat kebaktian Minggu (05/05) di Norfolk.

Tahun 2015, dia mengucapkan terima kasih kepada bangsa Inggris setelah menjadi pemegang takhta Inggris terlama dengan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Ratu Victoria.

Dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-90 sepanjang tahun lalu, Ratu memiliki agenda yang padat dan tahun ini, sudah disiapkan perayaan sepekan di London pada ulang tahunnya, 21 April.