Masa kini mungkin yang terbaik bagi umat manusia

Sumber gambar, Getty
Rasanya tahun ini buruk, tetapi berbagai pencapaian kehidupan sosial dan ilmu pengetahuan telah mengubah standar kehidupan global.
Dunia memang jauh dari sempurna, maka BBC Future meggear peristiwa unik pada November 2016 untuk membahas tantangan-tantangan global.
Bayangkan jika Anda bisa lahir kembali di era mana saja dalam sejarah manusia, maka era mana yang akan Anda pilih?
- <link type="page"><caption> Film pendek ini gambarkan masa depan yang mengagumkan... sekaligus menakutkan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/05/160526_vert_fut_masa_depan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Apa yang dilakukan seorang produser musik?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/09/160918_vert_cul_produser_musik" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mengapa kita harus kasihan dengan orang narsis yang gemar cari perhatian?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/08/160813_vert_fut_narsistik" platform="highweb"/></link>
Banyak pandangan bahwa akan menyenangkan mengalami suatu masa secara langsung. Misalnya saat para leluhur kita pertama menggunakan peralatan. Atau saat pertamakali menulis dengan pena di atas kertas.
Atau masa fajar peradaban dan segala perkembangan mengikutinya.
Anda bisa saja memilih untuk melihat Michaelangelo saat terakhir kali menggoreskan kuasnya di Kapel Sistina, atau berdesak-desakan di gedung teater abad keenambelas untuk menonton pertunjukan Shakespeare.
Risiko di masa lalu
Namun hidup untuk melihat kehidupan pada masa itu juga banyak kekurangannya.

Sumber gambar, Getty
Jika Anda sakit, pengobatan saat itu mencakup penggunaan lintah atau melubangi tengkorak kepala. Kematian karena kekerasan juga terasa dekat. Dan ada kemungkinan Anda akan miskin dan kelaparan sepanjang hidup.
Bagi sebagian besar manusia sepanjang sejarah, hidup itu berat, pendek, dan brutal.
Jika Anda bisa memilih hidup kembali, salah satu pilihan cerdas dan hati-hati justru adalah hidup sekarang, di era masa kini.
Hingga saat ini, tahun 2016 bisa terasa seperti tahun yang buruk dengan banyaknya terorisme global, krisis pengungsi, perubahan iklim, pembunuhan, kekerasan berdasarkan ras dan sebagainya yang diberitakan media.
Tak diragukan lagi bahwa spesies manusia masih jauh dari pencapaian tugasnya untuk membangun peradaban yang makmur dan harmonis.
Bagaimanapun, seperti diungkapkan oleh peneliti Ian Goldin dan Chris Kutarna baru-baru dalam buku mereka Age of Discovery, hidup kita tak pernah lebih baik daripada sekarang.
Usia harapan hidup, seperti mereka temukan, meningkat dalam 50 tahun terakhir ketimbang seribu tahun sebelumnya: seorang bayi yang lahir tahun 2016 punya harapan hidup hingga melihat fajar kedatangan abad ke-22.

Sumber gambar, iStock
Kemungkinan kematian karena kekerasan merupakan yang terkecil dan secara rata-rata kita mendapat pendidikan lebih baik dengan tingkat kematian anak yang menurun.
Kemiskinan menurun
Di antara perubahan yang mencolok dalam beberapa dekade belakangan adalah keberhasilan dalam mengatasi kemiskinan global. Pada tahun 1981, hampir setengah dari warga negara berkembang hidup dalam kemiskinan namun tahun 2012, angka itu turun menjadi 12,7%.
Selain perbaikan standar kehidupan, peningkatan ini berarti bahwa kita berada di tempat yang lebih baik untuk memecahkan persoalan abad ke-21.
"Kondisi ini menciptakan lingkungan ideal untuk ide dan orang-orang jenius berkembang, dan mereka memang berkembang dengan baik," tulis Goldin dan Kutarna.
"Ilmu pengetahuan tidak pernah sebaik ini dalam mengubah kondisi dasar dari kekurangan menjadi keberlimpahan".
Dan penting untuk mengingat bahwa di tahun 2016 tantangan global berlipat ganda. Kita memang tidak pernah berada dalam situasi yang demikian baiknya namun tidak diragukan lagi masih banyak yang perlu diperbaiki di dunia ini.
Kebiasaan manusia yang boros megancam peningkatan suhu global, penggunaan obat-obatan berlebihan menyebabkan bencana antibiotik dan kita masih jauh dari pemecahan atas penderitaan global yang terus berlangsung akibat penyakit, kanker, dan masalah kejiwaan.
Masih ada lagi masalah-masalah masalah yang harus ditangani, seperti ketimpangan, penindasan, prasangka, dan kurangnya kebebasan pribadi.
Berbagi gagasan
Tak ada seorangpun di dunia yang bisa mengubah dunia, namun jika cukup banyak manusia berbakat dikerahkan untuk memecahkan masalah yang jelas -jika kita berbagi pengetahuan dan gagasan satu sama lain- maka perbaikan bertahap secara perlahan-lahan bisa menjadi lompatan besar.
Inilah mengapa BBC Future memutuskan untuk membawa beberapa pemikir hebat di era kita untuk berkumpul dalam sebuah acara. Berbagi gagasan, kita yakini, merupakan cara terbaik untuk mendorong umat manusia melangkah maju dan yang membuat manusia menjadi unik di kalangan mahluk hidup lain di Bumi adalah kemampuannya dalam menghubungkan pikiran-pikiran.
Acara Pertemuan Puncak Pertukaran Gagasan Dunia pada 15 November di Sydney menjanjikan pemikiran dalam menjelajah bagaimana teknologi, sains, dan kesehatan mengubah pengalamanan manusia.
Sekelompok manusia yang unik dan beragam dari dunia teknologi, kesehatan, perhubungan, perjalanan ruang angkasa dan berbagai disiplin lainnya akan memaparkan gagagasan-gagasan kuat, memamerkan teknologi baru, memicu diskusi, dan menantang imajinasi tentang masa depan kita bersama.
<italic>Silakan baca artikel ini dalam bahasa Inggris di sini <link type="page"><caption> Why the present day could be the best time to be alive</caption><url href="http://www.bbc.com/future/story/20160928-why-the-present-day-could-be-the-best-time-to-be-alive" platform="highweb"/></link> dan berbagai artikel sejenis di <link type="page"><caption> BBC Future</caption><url href="http://www.bbc.com/future" platform="highweb"/></link></italic>.









