Biaya tinggi untuk pergi ke Mars dan tinggal di sana

Perjalanan ke Mars

Sumber gambar, SpaceX Public Domain

Keterangan gambar, Dengan harga tiket sampai US$10 miliar atau sekitar Rp130 triliun per orang, siapa yang sanggup membayar?

Bulan September, pengusaha Elon Musk menjelaskan rencananya untuk membangun koloni manusia di Planet Mars.

Dalam pertemuan tahunan, Astronautical Congress di Meksiko, mengungkapkan satu fakta penting, "Saat ini, Anda tidak bisa pergi ke Mars bahkan dengan uang yang tidak terbatas".

Namun dengan organisasi yang benar dan metode tradisional, tambah Musk, secara hipotesis diperlukan sekitar US$10 miliar atau sekiitar Rp130 triliun tiket dengan teknologi yang ada sekarang.

  • <link type="page"><caption> Berkepala botak ternyata ada faedahnya bagi pria</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/karangan_khas/vert_fut/2016/10/161010_vert_fut_botak" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kode-kode sederhana yang dapat merusak komputer</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/karangan_khas/vert_fut/2016/09/160927_vert_fut_kode_komputer_rusak" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kenapa para penjudi tak bisa berhenti?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/08/160817_vert_fut_judi" platform="highweb"/></link>

Tapi siapa yang bersedia membayar semahal itu?

Musk mau perusahaannya sendiri SpaceX untuk mengembangkan sistem roket yang bisa dipakai berulang kali untuk mengirim 100 orang sekali jalan.

Dengan cara ini, dan beberapa kemajuan teknologi lain, maka perjalanan ke Mars akan bisa menekan harga sampai sekitar US$200.000 -setara dengan harga rumah menengah di Amerika Serikat- atau sekitar Rp2,6 miliar.

Dan pengisian ulang bahan bakar di orbit bumi sebelum mencapai tujuan yang jauh, jelasnya lagi, akan menjadi cara dalam menurunkan biaya.

Pendukung Dana

Yang mungkin absen dari presentasi Musk adalah kepastian bahwa akan ada pendukung dana besar yang bersedia menggelontorkan uang mereka untuk membuat mimpi ini jadi kenyataan.

Perjalanan ke Mars

Sumber gambar, SpaceX Public Domain

Keterangan gambar, Elon Musk membayangkan bisa menurunkan harga perjalanan, tapi bagaimana dengan biaya hidup di Mars?

Musk menjual gagasannya dengan harapan bahwa penanam modal publik maupun swasta akan bersedia mendukungnya.

Namun ia juga dengan senang hati mengakui bahwa ada 'risiko manusi' juga di dalamnya.

Sekalipun di dalam roket akan ada daya tarik -seperti restoran, misalnya- yang akan membuat perjalanan lebih menyenangkan, tetap saja ada risiko kematian.

"Apakah Anda siap untuk mati?" tanya Musk. "Jika itu tak masalah bagi Anda, maka saya sudah dapat calon penumpang".

Memperhitungkan apakah rencana untuk membangun koloni di Mars masuk akal atau tidak secara ekonomi bukan urusan mudah.

  • <link type="page"><caption> Mengapa kelelahan dan stres di tempat kerja banyak terjadi?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/09/160921_vert_fut_kelelahan_kerja" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Makanan nyaman yang menguasai dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/09/160912_vert_fut_mi_instan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Mengapa Anda tak bisa mengingat masa saat masih bayi?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/karangan_khas/vert_fut/2016/09/160929_vert_fut_ingatan_bayi" platform="highweb"/></link>

Namun sudah ada yang melakukannya yaitu Sydney Do, seorang peneliti dari Massachusetts Institute of Technology, MIT, Amerika Seriakt.

Ia baru-baru ini menulis rincian beberapa skema bernama Mars One dengan harapan untuk membangun koloni di Planet Mars pada tahun 2024.

Do menjelaskan karena tingginya biaya untuk menjaga keberadaan manusia di Planet Merah itu, rencana yang atas saat ini sama sekali 'tidak layak'.

"Mahal sekali untuk memasok suku cadang, membuat sistem tetap bekerja dalam mengambil air dan menciptakan gas agar manusia bisa bernafas di sana," kata Do.

Tapi bagaimana pandangan Sydney Do terhadap proyek yang digagas Musk?

Ia meihatnya sebagai hal yang visioner, sekalipun ada beberapa hambatan secara teknologis untuk membawa sekaligus 100 orang menuju angkasa luar secara bersamaan.

Yang terbanyak yang pernah dilakukan manusia dengan pesawat ulang alik adalah delapan orang lewat.

Biaya hidup

Selain itu, kendaraan luar angkasa yang diharapkan oleh Musk bisa membawa ke Mars akan sangat berat. Menurut perhitungan Do, sama beratnya dengan Stasiun Ruang Angkasa Internasional, ISS, yang mengorbit bumi saat ini.

Namun kritik terbesar dari presentasi Musk adalah bahwa biaya itu baru terbatas mencakup biaya untuk membawa orang ke Mars, bukan biaya untuk tinggal di sana.

"Cerminan yang paling tepat dari masalah itu adalah tambahan dari biaya satu kali jalan adalah berapa yang dihabiskan per malam untuk tinggal di Mars," kata Do.

Ketika ditanya soal kolonisasi planet dan bagaimana hal itu bisa terwujud, Musk berkata bahwa fokus utama perusahaannya adalah transportasi.

Dengan kata lain, SpaceX adalah jasa penerbangan dan bukan hotel.

<italic>Silakan baca artikel ini dalam bahasa Inggris di sini <link type="page"><caption> The astronomical cost of going to Mars - and staying there</caption><url href="http://www.bbc.com/future/story/20160928-the-astronomical-cost-of-going-to-mars-and-staying-there" platform="highweb"/></link>, dan artikel sejenis di <link type="page"><caption> BBC Future</caption><url href="http://www.bbc.com/future" platform="highweb"/></link></italic>.