Kerry mengatakan aksi Rusia di Suriah 'kejahatan perang'

Sumber gambar, AFP Getty
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, mengatakan aksi Rusia saat mendukung pemerintah Suriah menyebabkan perlunya dilakukan penyelidikan dugaan kejahatan perang.
Kerry menuduh Moskow dan pemerintah Damaskus menerapkan strategi meneror warga sipil di kota Aleppo dan membunuh siapapun yang menghalangi tujuan militernya.
- <link type="page"><caption> Rusia 'peringatkan' AS dengan kerahkan sistem rudal di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161004_dunia_rusia_suriah_as" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Perang di Suriah: AS hentikan perundingan dengan Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161004_dunia_suriah_as_bekukan_pembicaraan" platform="highweb"/></link>
Sebelumnya, Rusia menyatakan siap mendukung sebuah rencana baru PBB untuk mengakhiri kekerasan di Aleppo.
Utusan PBB, Staffan de Mistura, mendesak para pejuang bekas kelompok Barisan Nusra untuk menarik diri dari kota tersebut.
Tetapi kelompok jihadi itu menyatakan tindakan tersebut akan dipandang sebagai penyerahan diri secara tidak terhormat.
Pada hari Senin (03/10) Washington membekukan perundingan dengan Rusia terkait masalah Suriah dengan menuding Moskow sengaja tidak menaati komitmen perjanjian gencatan senjata.
Amerika menuduh Rusia dan Suriah meningkatkan serangan terhadap warga sipil dengan menjadikan rumah sakit dan bantuan kemanusiaan sebagai sasaran.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan penyesalan terkait keputusan Amerika itu.









