Debat capres AS: Panduan untuk ‘wawancara pekerjaan terberat’

Inilah bentangan akhir pemilihan presiden Amerika Serikat: setelah kampanye yang dimulai pada 2015, tinggal enam minggu menuju hari pencoblosan suara.
Debat pertama dari tiga debat presiden akan berlangsung Senin (26/09) malam dan ada banyak hal yang dapat diperhatikan karena hasil polling yang semakin dekat di antara kedua kandidat.
- <link type="page"><caption> Trump ancam undang 'selingkuhan' Bill Clinton ke debat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160925_dunia_trump_flowers" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mantan presiden AS, George HW Bush 'akan memilih Hillary Clinton</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160921_dunia_bush_dukung_clinton" platform="highweb"/></link>
Format
Akan ada enam segmen yang masing-masing berdurasi 15 menit, terdiri dari topik yang berbeda-beda. Yang menjadi moderator adalah pembawa acara NBC Lester Holt; berlokasi di Universitas Hofstra di Long Island, New York; dimulai pukul 21.00 waktu setempat (Selasa 08.00 WIB).
Di awal masing-masing segmen, kedua kandidat akan memiliki dua menit untuk merespons, kemudian mereka dapat saling merespons di antara keduanya.
Ketiga topik telah diumumkan dan dipilih oleh Lester Holt, yaitu: Arah Amerika Serikat; Mencapai Kesejahteraan dan Mengamankan Amerika, yang berisiko terdengar lebih seperti slogan bank daripada topik debat.
Tiga pertanyaan lain yang terkait dengan acara ini minggu ini juga akan dijadwalkan.
(Tidak ada jeda selama 90 menit, sehingga disarankan untuk ke toilet sebelum debat dimulai).
- <link type="page"><caption> Hillary Clinton ‘sehat dan bugar' ikuti kampanye pilpres AS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160915_dunia_clinton_sehat" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Donald Trump dalam 'kondisi fisik yang prima'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160915_dunia_as_trump_kesehatan" platform="highweb"/></link>
Apa yang perlu mereka hindari?
"Clinton harus berhati-hati," kata penulis bayangan Trump, Tony Schwartz, yang pernah menjadi konsultan kampanye Clinton berkata ke New York Times.
"Dia dapat melakukan semuanya dengan benar dan tetap kalah di debat jika dia bersikap terlalu merendahkan, terlalu banyak tahu."
Donald Trump, di sisi lain, perlu untuk menghindari umpan yang digantungkan lawannya. Di kampanyenya terindikasi kita akan melihat Trump yang tenang dan terkontrol di dalam debat.
Apa yang harus diperhatikan?
Di satu sisi, ada Clinton, yang telah melalui persiapan intensif untuk debat ini.
Di sisi lain, ada Trump, mantan pemilik acara televisi yang penampilannya dalam debat pendahuluan Partai Republik membantunya mendapatkan pencalonan partai.
Tim kampanye Clinton telah mempelajari dengan teliti penampilannya dalam debat-debat tersebut.
Apa yang mereka simpulkan, seperti yang dilaporkan New York Times bulan lalu, adalah dia dapat diumpan untuk melakukan kesalahan, dan dapat merespons dengan serangan yang tidak baik jika dilemparkan pertanyaan mengenai kecerdasan, kekayaan dan strategi bisnisnya khususnya.
Trump belum menyewa seorang peniru Clinton untuk melatih debat dan dilaporkan tidak banyak memberi perhatian atas catatan pengarahan akan kebijakan.
Melainkan, meurut beberapa laporan, dia sangat bergantung pada penasihat Rudy Giuliani (mantan wali kota New York) dan Roger Ailes (mantan kepala Fox News), sambil bermain golf dan berbagi hot dogs dengan mereka.
Minggu lalu, tim kampanye Trump juga mengirimkan sebuah kuesioner kepada para pendukungnya, menanyakan saran mereka akan apa yang harus dia tanyakan (dan, misalnya, apakah dia harus memanggil Clinton dengan ‘Crooked Hillary´atau ‘Hillary pembohong’ di atas panggung).

Sumber gambar, GETTY IMAGES
"Anda akan melihat pria yang sangat alami dan normal, seseorang yang nyaman dengan siapa dirinya, bukan seseorang yang selalu mengikuti naskah atau gelisah," ungkap Giuliani kepada Washington Post.
Pendirian para kandidat
Anthony Zurcher telah menyusun bahwa pendirian para kandidat dalam isu-isu penting berkaitan dengan para pemimpin dunia lainnya.
"Dalam isu pengungsi, misalnya, Donald Trump telah memperingatkan jika kebijakan AS untuk menerima pengungsi dari beberapa daerah –Timur Tengah, atau lebih umumnya, negara-negara Muslim– menampilkan ancaman serius terhadap keamanan nasional AS. Dia meminta AS untuk menangguhkan penerimaan pengungsi hingga prosedur ‘pemeriksaan ekstrem’ dapat dijalankan. Dia berkata begara-negara di Timur Tengah harus berbuat lebih banyak untuk menciptakan zona aman untuk mereka yang meninggalkan kekerasan di negara mereka."
"Hillary Clinton telah meminta peningkatan jumlah pengungsi Suriah untuk menetap di AS, dari yang sekarang berjumlah 10.000 per tahun hingga 65.000, yang selalu diingatkan Trump sebagai kenaikan sebesar 550%," kata Zurcher.

Sumber gambar, AP
"Dia memperingatkan bahwa para pengungsi harus ‘diperiksa dengan seksama’, namun prosedur saat ini saja sudah membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mendaftar dan para pengungsi tidak tahu di negara bagian mana mereka akan ditempatkan.“
Mengapa menjadi moderator adalah tugas berat?
Tanyakan saja pada Matt Lauer.
Awal bulan ini, Matt Lauer, rekan sekerja Holt di NBC, mewawancarai Trump namun tidak mengangkat pernyataan Trump yang salah mengenai dia tidak mendukung perang Irak.
Reaksi wawancara itu brutal, sehingga setiap moderator debat dipastikan melewati evaluasi tahun ini.
Selain itu, Trump berkata debat-debat itu dicurangi, seharusnya tanpa moderator dan bahwa Holt adalah seorang Demokrat (dia sebenarnya tercatat sebagai anggota Partai Republik).
Kedua kandidat mempersiapkan pemeriksa data selama kampanye, dalam kasus Trump, dia berulang kali berusaha menyangkal kebenaran meski ada bukti jelas yang bertantangan.
Sehingga berusaha mengantisipasi setengah kebenaran dan ketidakbenaran, dan mengetahui bagaimana dan kapan mengungkapkannya, akan menjadi tugas yang tidak dihargai.
Dan setidaknya, debat ini harus menghibur.









