Penulis Yordania yang didakwa hujat Islam ditembak mati

Sumber gambar, fars news
Seorang penulis Yordania yang didakwa di pengadilan atas tuduhan menghujat Islam telah ditembak hingga meninggal dunia.
Nahid Hattar, nama penulis itu, ditembak dengan tiga peluru di luar gedung pengadilan di Ibu Kota Yordania, Amman, tempat dia menjalani persidangan.
Orang yang melakukan penembakan terhadap Hattar telah ditangkap dan kepolisian sedang menyelidiki aksi tersebut. Identitas sang penembak juga belum dirilis kepolisian Yordania.
- <link type="page"><caption> Koran yang mencetak kartun anti-Islam diserang </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/01/150111_jerman_majalah" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dua pria bersenjata tewas dalam konferensi kartun Nabi Muhammad di AS </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150504_as" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Militan terkait al-Qaida membunuh dua aktivis gay Bangladesh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160426_dunia_bangladesh_pembunuhan" platform="highweb"/></link>
Hattar ditahan pada Agustus lalu selama 15 hari atas tuduhan menghina agama Islam. Dalam kartun yang dia bagikan melalui media sosial, seorang pria berjanggut digambarkan tidur bersama dua perempuan dan merokok. Si pria lalu meminta Tuhan untuk membawakannya minuman.
Setelah membagikan kartun itu, Hattar menerima serangan di ranah media sosial dan dituduh bersikap anti-islam.
Hattar mengatakan tidak bermaksud menghujat. Dia beralasan ingin mengungkap pandangan kaum Islam radikal tentang surga.
Namun, aparat Yordania menilai Hattar telah melanggar hukum dengan membagikan kartun itu. Hattar kemudian didakwa di pengadilan.





