Gencatan senjata baru di Suriah resmi diberlakukan

Aleppo

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Seorang pria membawa sepeda di kawasan Salihin, di utara kota Aleppo, Suriah.

Gencatan senjata baru di Suriah yang diprakarsai oleh Rusia dan Amerika Serikat diberlakukan di tengah keraguan apakah kesepakatan ini akan berlangsung lama.

Namun para pegiat mengatakan situasi pada Senin (12/09) malam waktu setempat dilaporkan relatif tenang.

  • <link type="page"><caption> Jelang gencatan senjata, serangan udara tewaskan 100 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160911_dunia_bom_suriah" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> ISIS tewaskan tentara Turki di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160906_dunia_turki_isis" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Badan PBB dituduh tunduk pada pemerintah Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160908_dunia_suriah_bantuan" platform="highweb"/></link>

Seorang warga di timur Aleppo yang dikuasai pemberontak kepada BBC mengatakan bahwa tembakan senjata dan granat yang berlangsung seharian telah berhenti dan tak terlihat pesawat di angkasa.

Tentara Suriah mengatakan gencatan senjata akan berlaku selama tujuh hari di seluruh wilayah Suriah, namun menegaskan mereka berhak mengambil tindakan balasan jika ada pelanggaran dari kelompok-kelompok bersenjata.

Sejumlah faksi pemberontak secara umum menyambut baik gencatan senjata ini.

Sementara itu badan-badan bantuan berharap bisa memulai pengiriman bantuan sesegera mungkin ke berbagai kawasan yang terkepung.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bantuan kemanusiaan akan dikirim secepatnya ke sepanjang rute pasok yang direbut oleh tentara pemerintah dari pemberontak belum lama ini.

Penghentian kekerasan 48 jam akan secara otomatis diperpanjang dan baik tentara pemerintah maupun pemberontak sama-sama berkomitmen untuk mengizinkan masuknya bantuan ke daerah-daerah yang terkepung.