Obama sebut Trump tak pantas menjadi presiden Amerika

Sumber gambar, Reuters
Presiden Barack Obama menyerang calon presiden Republik, Donald Trump, dengan menyebut Trump tak layak menjadi presiden Amerika Serikat.
Obama mempertanyakan mengapa Partai Republik tetap saja mendukung pencalonan Trump.
Obama mengacu ke kecaman Trump terhadap keluarga Muslim yang anaknya tewas saat bertugas sebagai kapten militer Amerika di Irak.
- <link type="page"><caption> Homer Simpson dukung Hillary Clinton sebagai presiden</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160801_majalah_homer_clinton.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Donald Trump sebut Hillary Clinton 'iblis'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160802_dunia_trump_iblis.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Soal tentara Muslim, John McCain kecam keras Trump</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160801_dunia_trump_khan_mccain.shtml" platform="highweb"/></link>
Menurut Obama, kecaman ini menunjukkan Trump sangat tidak siap menjadi presiden.
"Kenyataan bahwa ia menyerang keluarga Amerika yang sangat terhormat, yang berkorban untuk Amerika ... juga minimnya pemahaman atas masalah-masalah penting di Eropa, Timur Tengah, Asia, ini semua menunjukkan ia tak siap menjadi presiden," kata Obama.
Menanggapi serangan ini, Trump mengatakan pesaingnya dari Demokrat, Hillary Clinton, yang tidak pantas menjadi presiden.
Para politikus senior Republik seperti ketua parlemen Paul Ryan dan ketua senat Mitch McConnell dalam beberapa kesempatan mengkritik Trump, namun Trump, yang juga dikenal sebagai miliuner secara keseluruhan tetap mendapatkan sokongan Republik.





