Serangan pisau di Jepang menewaskan 19 orang

Polisi di Jepang mengatakan seorang pria bersenjatakan pisau membunuh setidaknya 19 orang di panti penyandang disabilitas di kota Sagamihara, di sebelah barat kota Tokyo.
Dilaporkan 45 orang mengalami cedera dalam serangan yang terjadi pada Selasa dini hari waktu setempat (26/07).
Pelaku yang berusia 20-an tahun, dilaporkan sudah ditangkap setelah dia menyerahkan diri. Dia datang ke kantor polisi dan mengatakan, "Saya melakukannya."
- <link type="page"><caption> Pengakuan siswa Jepang tersangka mutilasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/07/140729_majalah_lain_jepang" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dubes AS untuk Jepang mendapat ancaman pembunuhan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/03/150318_kennedy_jepang" platform="highweb"/></link>
Kantor berita nasional Jepang, NHK, mengatakan pelaku adalah mantan pegawai di panti Tsukui Yamayuri Garden.
Rincian mengenai insiden ini masih ditelusuri, tapi melihat jumlah korban yang tewas membuat kasus ini sebagai kasus penikaman massal terburuk di Jepang baru-baru ini.

Sumber gambar, no credit
Pada 2008, seorang pria mengemudikan truk di pusat keramaian kawasan perbelanjaan di Akihabara di Tokyo, sebelum keluar dan menikam orang-orang. Tujuh orang tewas.
Serangan itu terjadi pada tanggal yang sama dengan aksi seorang pria dengan riwayat gangguan mental yang menikam delapan anak hingga tewas di sebuah sekolah dasar di Osaka pada 2001.





