Pembom Ansbach menyatakan kesetiaan kepada ISIS

Sumber gambar, AFP Getty
Sebuah video memperlihatkan pria Suriah yang meledakkan dirinya di Ansbach, Jerman pada hari Minggu malam menyatakan kesetiaan kepada pemimpin kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, telah ditemukan di teleponnya, kata menteri dalam negeri Bavaria.
Joachim Hermann mengatakan dua telepon, beberapa kartu SIM dan sebuah komputer jinjing ditemukan bersama jenazah pria berusia 27 tahun tersebut, di samping di tempat tinggalnya.
- <link type="page"><caption> Pengebom bunuh diri di Jerman akan dideportasi ke Bulgaria</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160725_dunia_jerman_bom" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Teman tersangka pelaku penembakan di Muenchen ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160724_dunia_jerman_muenchen_tersangka" platform="highweb"/></link>
Dalam video itu, pria tersebut mengancam melakukan "serangan bunuh diri" terhadap warga Jerman, katanya.
Lima belas orang terluka karena serangan tersebut.
Pemerintah Bavaria mengatakan bom tersebut dibuat agar membunuh sebanyak mungkin orang.
Peralatan pembuatan bom ditemukan di tempat tinggal pencari suaka di mana pria tersebut hidup, termasuk bensin, hidrogen peroksida dan baterei, tambah mereka.
Analisis rinci isi video tersebut masih berlangsung, kata Hermann.
"Sejumlah bahan Salafis ditemukan," katanya.









