Pawai demokrasi digelar di Turki usai kudeta yang gagal

Sumber gambar, Reuters
Ribuan orang berkumpul di Istanbul dan kota-kota lainnya setelah otoritas Turki menyerukan rakyatnya untuk membela demokrasi setelah upaya kudeta militer yang gagal.
Kurang dari 24 jam sebelumnya ribuan orang turun ke jalan-jalan untuk menolak rencana tersebut.
President Erdogan meminta agar ulama Fethullah Gulen, yang mengasingkan diri ke AS, diekstradisi karena dianggap terlibat dalam upaya kudeta.
- <link type="page"><caption> Ribuan tentara Turki ditahan, delapan orang meminta suaka ke Yunani</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160716_dunia_turki_ribuan_tentara_ditahan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Upaya kudeta militer di Turki yang gagal dalam foto</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160716_dunia_galerifoto_turki" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Presiden Erdogan kuasai keadaan, pasukan pro kudeta ditahan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160716_dunia_updateterbaru_kudeta_turki" platform="highweb"/></link>
Gulen membantah tudingan terkait dengan peristiwa yang terjadi di Turki.
Sekitar 3,000 tentara telah ditahan dan sekitar 2,700 dipecat. Sebuah keputusan yang menunjukkan bahwa pemerintahan Erdogan berhasil mengkonsolidasi kekuasaannya.
'Noda hitam'
Sejumlah perwira tinggi dilaporkan berada di antara mereka yang ditahan.

Sumber gambar, AFP
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim menyatakan upaya kudeta itu merupakan "noda hitam dalam demokrasi Turki".
Ledakan dan tembakan terdengar di kota-kota besar Turki pada Jumat malam. Angka resmi menyebutkan jumlah warga sipil dan polisi yang tewas 161 orang, sementara 104 anggota tentara yang terlibat dalam upaya kudeta, tewas. Adapun yang terluka sekitar 1.440 orang.
Menteri luar negeri John Kerry mendesak otoritas Turki untuk menghormati aturan hukum selama penyelidikan terhadap mereka yang diduga terlibat upaya kudeta.

Sumber gambar, EPA
Presiden Recep Tayyip Erdogan telah meminta Presiden AS Barack Obama untuk mengekstradisi seorang ulama Turki yang tinggal di AS, Fethullah Gulen, yang dia tuduh sebagai otak upaya kudeta.
Gulen membantah tuduhan ini dan AS mengatakan bahwa Turki harus membuktikan tuduhan itu sebelum mempertimbangkan untuk mengekstradisinya.









