Israel dan Turki memulihkan kembali hubungan

Mavi Marmara

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasukan komando Israel mendarat di atas kapal Mavi Marmara dan menewaskan 10 pegiat Turki.

Israel dan Turki memulihkan kembali hubungan keduanya yang terputus selama enam tahun terkait pembunuhan atas 10 pegiat Turki yang dilakukan pasukan Israel di kapal bantuan yang sedang menuju Gaza.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan hal ini adalah langkah penting yang akan meningkatkan perekonomian negaranya.

Sementara Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengungkapkan harapannya bahwa kesepakatan tersebut akan meningkatkan situasi kemanusiaan di Gaza.

  • <link type="page"><caption> Israel tuding Turki danai ISIS dengan cara membeli minyak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160126_dunia_israel_turki_isis" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Israel mencegat perahu tujuan Gaza</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150629_dunia_israel_boat" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Mantan PM Israel dituntut terkait serangan kapal Turki</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151022_dunia_barak_tuntutan" platform="highweb"/></link>

Perjanjian kedua negara juga akan mempermudah Turki untuk mengirimkan bantuan ke wilayah Palestina dan mengerjakan proyek-proyek infrastruktur.

Selain itu, Israel juga akan membayar US$20 juta (atau sekitar Rp260 miliar) sebagai dana kompensasi bagi keluarga para pegiat yang terbunuh.

Turki-Israel

Rincian mengenai perjanjian akan diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Netanyahu di Roma, Italia, dan oleh Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, di Ankara.

Saling menyalahkan

Israel dan Turki merupakan sekutu sebelum pasukan Israel menyerang kapal milik Turki, Mavi Marmara, yang merupakan bagian dari upaya sejumlah komunitas kemanusiaan internasional untuk menerobos pengepungan Israel di Gaza pada 31 Mei 2010.

Sepuluh pegiat Turki pro-Palestina, salah seorang adalah warga negara Amerika Serikat, terbunuh dan puluhan cedera akibat bentrokan setelah pasukan komando Israel mendarat di kapal dengan menggunakan helikopter.

Kedua pihak saling menyalahkan atas bentrokan ini, dan para pegiat menyatakan pasukan Israel yang melepas tembakan begitu mendarat di kapal.

Sedangkan pihak Israel mengatakan pasukannya mulai menembak karena diserang dengan tongkat, pisau, dan senjata yang direbut dari pasukan.

Penyelidikan dari PBB tidak dapat memastikan kapan pasukan Israel melancarkan serangan tembakan.