Thailand berhasil hilangkan transmisi HIV ibu-anak

HIV

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Tes HIV secara rutin dan pemberian obat gratis dilihat sebagai kunci keberhasilan Thailand.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Thailand telah menjadi negara pertama di Asia yang berhasil menghentikan transmisi HIV dari ibu ke anak.

WHO mengumumkan Thailand juga menjadi negara pertama dengan penderita HIV yang tinggi jumlahnya yang dapat memastikan generasi bebas AIDS.

  • <link type="page"><caption> Larangan donor darah gay dan pria biseksual dicabut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160602_majalah_gay_donor" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ribuan orang di India terinfeksi HIV karena transfusi darah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160531_majalah_india_hiv" platform="highweb"/></link>

"Kemajuan Thailand menunjukkan hal yang dapat dicapai ketika ilmu pengetahuan dan obat, didampingi dengan keberlangsungan kehendak politik," kata Direktur Eksekutif UNAIDS, Michel Sidibe seperti dikutip kantor berita AFP.

Tes HIV secara rutin dan obat gratis untuk wanita hamil dengan HIV dipandang sebagai kunci utama dalam menghentikan virus berpindah ke anak yang belum lahir.

Padahal jika tidak ditangani, maka kemungkinan ibu menularkan virus HIV ke bayinya mencapai 45% sementara risikonya akan berkurang drastis menjadi hanya satu persen jika diberi obat.

Setiap tahun, 1,4 juta wanita penderita HIV di dunia menjadi hamil.

Jumlah anak yang lahir dengan HIV setiap tahunnya mencapai 400.000 pada tahun 2009, namun pada tahun 2013 menurun menjadi 240.000.