Museum Louvre di Paris ditutup untuk amankan karya seni dari banjir

Sumber gambar, EPA
Museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, Louvre di Paris, ditutup Jumat 3 Juni karena banjir yang makin memburuk di sejumlah kawasan Prancis.
Penutupan akan memungkinkan para karyawan memindahkan karya-karya seni yang berisiko terkena banjir ke bagian museum yang lebih tinggi.
Permukaan Sungai Seine -yang mengalr di tengah ibukota Paris- sudah meningkat sampai lima meter di atas tingkat biasanya.
- <link type="page"><caption> Banjir di Eropa utara menewaskan sembilan orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160602_dunia_banjir_eropa" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Hujan deras sebabkan banjir di Prancis utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160531_dunia_prancis_banjir" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Banjir bandang di Prancis tewaskan 19 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151005_dunia_prancis_banjir" platform="highweb"/></link>
Hujan lebat di Eropa hingga Kamis (02/06) telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan sebagian besar korban jatuh di Jerman.

Sumber gambar, AFP
Ramalan cuaca menyebutkan hujan lebat masih akan turun hingga akhir pekan di kawasan Eropa tengah, mulai dari Prancis hingga ke Ukraina.
Penghalang darurat air sudah dipasang di sepanjang Sungai Seine dan permukaan air diperkirakan masih akan meningkat.

Sumber gambar, EPA
Dalam pegumumannya Louvre mengatakan, "Tujuannya adalah memindahkan karya-karya di kawasan yang mudah terserang bajir ke tempat yang lebih aman di lantai atas."
Salah satu tujuan wisata seni lainnya di Paris, Musee d'Orsay, sudah lebih dulu tutup sejak hari Kamis.
Sementara layanan perahu wisata menelusuri Sungai Seine sudah ditututp dan beberapa jalanan di Paris tergenang air.









