Banjir Jakarta: Stasiun tergenang, jalan macet

stasiun bekasi
Keterangan gambar, Antrean penumpang di Stasiun Bekasi akibat genangan di sejumlah stasiun

Hujan yang turun di kawasan Jabodetabek sejak Selasa malam menyebabkan genangan di banyak ruas jalan hari ini (29/01) termasuk di stasiun kereta sehingga perjalanan komuter terhambat.

Pantauan wartawan BBC Dewi Safitri, lalu lintas dari Kali Malang menuju Jakarta-Bekasi dan sebaliknya tersendat karena hanya satu jalur jalan yang bisa dipakai sedangkan jalur lainnya terendam.

"Di jalur Bekasi-Tambun dari empat jalur hanya satu jalur yang bisa dilalui karena banjir," lapornya.

Sedangkan informasi dari Traffic Management Center Polda Metro Jaya mengatakan banjir tersebar di beberapa wilayah Jakarta Selatan diantaranya ruas Jalan Kapten Tendean, Jakarta Barat mulai dari Grogol, Green Garden hingga arah Joglo dan Kebon Jeruk.

Di Tangerang banjir di Perum Prima mencapai ketinggian 120 cm sedangkan di Kompleks Dosen IKIP Bekasi menurut TMC air nyaris menyentuh atap rumah.

Aturan 3 in 1 pagi ini juga tidak diberlakukan sementara karena situasi genangan di jalan-jalan protokol.

Sementara itu, perjalanan kereta komuter juga mengalami hambatan karena Stasiun Kampung Bandan dan Jatinegara tergenang.

Akibatnya, terjadi antrean di Stasiun Manggarai yang menyebabkan sejumlah kereta komuter mengalami keterlambatan.

Cuaca buruk hingga Maret

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan ancaman banjir dan longsor akan terus berlanjut hingga Maret 2014 di sebagian besar wilayah Indonesia.

Ini juga sesuai dengan pola curah hujan di Indonesia yang puncak hujan berlangsung sejak Januari hingga Maret, kecuali di wilayah Maluku dan Halmahera yang puncaknya pada Juni-Juli.

Data yang dihimpun BNPB menunjukkan sepanjang Januari 2014, terjadi 182 kejadian bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan puting beliung.

"Sepanjang tahun ini 137 orang tewas, 1,1 juta jiwa mengungsi... Data sementara kerugian dan kerusakan akibat bencana banjir bandang di Sulut Rp 1,87 triliun, banjir Jakarta dan Pantura akan mencapai puluhan triliun, dan lainnya," kata juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

BNPB mengingatkan pemerintah-pemerintah daerah agar mengalokasikan dana yang memadai untuk penanggulangan bencana.