Pengungsi banjir Jakarta naik tiga kali lipat

Banjir Jakarta

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bencana banjir tidak hanya melanda Jakarta saja tapi juga sejumlah wilayah lainnya.

Jumlah pengungsi banjir di Jakarta pada Minggu (19/10) meningkat tiga kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya, menjadi sekitar 30.784 jiwa, demikian dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

"Personil dari Kopassus masih melakukan evakuasi. Kebutuhan mendesak selimut dan tikar," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam sebuah pernyataan.

Bencana banjir tidak terjadi di Jakarta saja, tetapi juga di sejumlah kabupaten dan kota seperti Tangerang, Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Pemalang, Pekalongan, Batang, Semarang, Kudus, dan Pati.

Namun hingga saat ini, Sutopo -melalui pesan singkat kepada BBC Indonesia- menegaskan belum ada data pasti tentang total jumlah pengungsi banjir secara nasional.

Korban jiwa di Manado

Di Jakarta, warga yang <link type="page"><caption> terdampak banjir menginap di</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/01/140113_galeri_banjir_jakarta.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> 140 titik pengungsian</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/01/140113_galeri_banjir_jakarta.shtml" platform="highweb"/></link>. Sementara tujuh orang dinyatakan meninggal dunia karena sakit, tersengat listrik, atau terbawa arus banjir.

Di Sulawesi Utara, sekitar 40.000 orang masih mengungsi karena <link type="page"><caption> longsor dan banjir bandang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/01/140115_banjir_menado.shtml" platform="highweb"/></link> pada Rabu (15/10) yang <link type="page"><caption> menewaskan belasan orang.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/01/140116_update_banjir_manado.shtml" platform="highweb"/></link>

Banjir di Jakarta

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Belum ada jumlat pasti warga yang mengungsi karena banjir secara nasional.

"Banjir telah surut namun rumah-rumah hancur, furnitur dan barang-barang rusak, sehingga orang tidak bisa kembali," kata Christian Laotongan dari Badan Daerah Penanggulangan Bencana setempat kepada AFP.

Tim penyelamat pada Sabtu (18/01) menemukan mayat seorang wanita di tanah longsor di Kota Tomohon, sehingga korban tewas di daerah tersebut naik menjadi 19 orang.