Serangan udara tewaskan salah satu pemimpin ISIS di Irak

Abu Waheeb, atau sering disebut Shakir Waheeb, digambarkan sebagai tokoh penting ISIS di Provinsi Anbar, Irak.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Abu Waheeb, atau sering disebut Shakir Waheeb, digambarkan sebagai tokoh penting ISIS di Provinsi Anbar, Irak.

Salah seorang pemimpin kelompok ISIS di Provinsi Anbar, Irak, tewas akibat serangan udara pasukan koalisi, kata Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Pentagon mengklaim Abu Waheeb, yang merupakan mantan anggota Al-Qaeda di Irak, tengah bepergian menggunakan sebuah kendaraan di sebuah kota dekat Rutba, Provinsi Abar, ketika gempuran dilakukan.

  • <link type="page"><caption> Ditemukan lebih dari 50 kuburan masal terduga korban ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160507_dunia_kuburan_masal_korban_isis" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Tempat penyimpanan uang ISIS diserang, Rp10 triliun musnah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160426_dunia_isis_uang_serangan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Migran terduga ISIS ditangkap di Singapura dan Bangladesh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160503_dunia_singapura_isis" platform="highweb"/></link>

Selain Waheeb, ada tiga anggota milisi lainnya yang tewas dalam serangan udara tersebut.

“Akhir-akhir ini berbahaya menjadi pemimpin Isil di Irak dan Suriah,” kata juru bicara Pentagon, Peter Cook, merujuk nama lain kelompok ISIS.

Waheeb, sebagaimana dijelaskan Cook, adalah pemimpin militer bagi kelompok ISIS di Provinsi Anbar.

Lahir pada 1986 dan mengenyam pendidikan ilmu komputer, Waheeb kerap digambarkan dalam situs-situs pemantau sebagai tokoh yang naik daun di dalam tubuh ISIS.

Dia pernah ditangkap oleh pasukan AS di Irak dan divonis hukuman mati, namun lolos dari penjara pada 2012. Setahun kemudian, namanya sohor setelah membunuh sekelompok supir truk asal Suriah yang sedang melintasi Irak.