UU baru terkait LGBT picu unjuk rasa di North Carolina

Sumber gambar, Reuters
Ribuan aktivis yang terdiri dari para pendukung dan penentang undang-undang LGBT menggelar aksi unjuk rasa di luar gedung legislatif di Raleigh, negara bagian North Carolina.
Lembaga itu mengadakan sidang untuk pertama kalinya sejak ditetapkannya undang-undang yang dianggak anti-LGBT.
Lebih dari 50 orang penentang undang-undang itu ditangkap setelah memasuki dan menolak meninggalkan gedung.
- <link type="page"><caption> Tolak aturan 'anti-gay', Springsteen batalkan konser di North Carolina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160409_majalah_springsteen_batalkonser" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> LGBT bukan masalah kejiwaan: Asosiasi Psikiatri AS surati Indonesia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160316_indonesia_lgbt_psikiatri_indonesia" platform="highweb"/></link>
Undang-undang yang dipermasalahkan ini membatalkan peraturan setempat tentang perlindungan bagi kaum gay dan transgender.
Kini orang-orang harus menggunakan toilet-toilet umum sesuai dengan jenis kelamin yang tercantum dalam akte-akte kelahiran mereka.

Sumber gambar, AP
Perusahaan-perusahaan raksasa seperti Bank of America dan Apple mengecam undang-undang tersebut.
Bahkan, perusahaan-perusahaan lainnya termasuk Pay Pal dan Deutsche Bank bersiap untuk membatasi usahanya di negara bagian itu.
"Penetapan UU ini sungguh merupakan tindakan berani," kata Doug Woods, 82 tahun, salah seorang pendukung, mengatakan kepada kantor berita Associated Press.
"Mereka harus teguh memprtahankannya," tambahnya.
Meski kalangan legislatif yang didominasi Partai Republik menentang pencabutan UU itu, para anggota parlemen Partai Demokrat mengusulkan agar UU itu dibatalkan.
"Memang pencabutan peraturan itu tidak akan mengubah terpukulnya perekonomian kita karena UU itu," kata anggota parlemen Demokrat Grier Martin menanggapi perihal penghapusan UU itu.
"Tapi hal itu akan menghentikan luka dan membawa kembali North Carolina di jalur kemajuan dan bergerak ke depan."
Menanggapi reaksi tersebut, Gubernur North Carolina Pat McCrory melakukan sedikit penyesuaian dalam undang-undang tersebut. Namun, dia mengatakan pembatasan penggunaan toilet-toilet umum akan tetap tercantum.
Para pebisnis dan pegiat hak-hak kaum gay mengatakan yang dilakukan oleh McCrory ini tidak cukup.

Sumber gambar, Getty Images
Pada hari Senin (25/4), para penyanyi pop seperti Demi Lovato, Nick Jonas, Bruce Springsteen dan Pearl Jam membatalkan konser-konser mereka di sana sebagai protes terhadap undang-undang tersebut.
Some supporters of the law said allowing transgender people to choose their restroom could lead to women and children being attacked.
They said they feared that men could pose as transgender people and use legal protections as a cover.
Sebagian pendukung undang-undang mengatakan, bila kaum transgender diizinkan memilih toilet, anak-anak dan perempuan jadi rentan terhadap seranagan.
Mereka kuatir lelaki yang bermaksud buruk bisa saja mengaku sebagai kaum transgender dan menyalahgunakan undang-undang ini.









