Dua pria didakwa terkait serangan bom di Brussels

Sumber gambar, AFP Getty
Dua pria didakwa polisi Belgia yang menyelidiki pengeboman Brussels tanggal 22 Maret, setelah mereka dikaitkan dengan rumah perlindungan yang diduga digunakan oleh dua penyerang.
Jaksa mengidentifikasi pria tersebut sebagai Smail F dan Ibrahim F dan laporan setempat menyebutkan mereka sebagai bersaudara.
Tiga pembom bunuh diri menewaskan 32 orang di bandara internasional Brussels dan stasiun kereta Maelbeek.
- <link type="page"><caption> Tersangka serangan Brussels mengakui berada di lokasi peng</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160410_dunia_abrini_brussels" platform="highweb"/></link>eboman
- <link type="page"><caption> Satu lagi tersangka utama Paris 'ditangkap' di Belgia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160408_dunia_paris_teror" platform="highweb"/></link>
Dua orang lain yang diduga pembom ditangkap polisi hari Jumat lalu.
Menurut para jaksa, Mohamed Abrini mengaku sebagai "pria bertopi", pengebom ketiga di bandara yang melarikan diri tanpa meledakkan bomnya.
Warga Swedia, Osama Krayem, diduga sebagai pria yang bersama pengebom metro, Khalid el-Bakraoui, sebelum serangan Maelbeek.
Smail F dan Ibrahim F ternyata ditangkap satu hari sesudahnya dan salah satu saudara laki-lakinya diduga menyewa sebuah rumah di daerah Etterbeek tengah, yang digunakan Osama Krayem dan el-Bakraoui sebelum pengeboman metro.
Rumah di Avenue des Casernes itu digerebek pada hari Sabtu tetapi tidak ditemukan bahan peledak atau pun senjata.









