Tersangka serangan Brussels mengakui berada di lokasi pengeboman

Selain dalam serangan Brussels, Mohamed Abrini juga dicari oleh pihak berwenang terkait serangan Paris November lalu yang menewaskan 130 orang.

Sumber gambar, belgium police

Keterangan gambar, Selain dalam serangan Brussels, Mohamed Abrini juga dicari oleh pihak berwenang terkait serangan Paris November lalu yang menewaskan 130 orang.

Jaksa penuntut Belgia mengatakan bahwa tersangka terorisme yang ditangkap pada Jumat sudah mengakui bahwa dialah "pria mengenakan topi" yang terlihat bersama pengebom di bandara Brussels.

Menurut mereka, Mohamed Abrini mengatakan pada para penyidik bahwa dia berada di lokasi pada pengeboman 22 Maret lalu.

Abrini juga dicari dalam kaitan dengan serangan di Paris yang menewaskan 130 orang pada November lalu.

Dia adalah satu dari enam pria yang ditangkap di Brussels pada Jumat lalu. Empat orang sudah dituntut dengan tuduhan serangan terorisme.

  • <link type="page"><caption> Satu lagi tersangka utama Paris 'ditangkap' di Belgia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160408_dunia_paris_teror" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pihak berwenang edarkan video penyerang Brussels</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160407_dunia_brussel_video.shtml" platform="highweb"/></link>

Abrini, warga negara Belgia keturunan Maroko berusia 31 tahun, mengakui bahwa dialah "pria yang mengenakan topi" setelah dikonfrontir oleh penyidik dengan bukti-bukti yang ada, menurut jaksa penuntut lewat sebuah pernyataan.

"Dia mengatakan, bahwa dia membuang jaket itu ke tempat sampah dan menjual topinya setelah serangan," lanjut pernyataan itu lagi.

Mohamed Abrini terlihat mengenakan topi di bandara Zaventem, Brussels, bersama pelaku pengeboman.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Mohamed Abrini terlihat mengenakan topi di bandara Zaventem, Brussels, bersama pelaku pengeboman.

Belum ada komentar dari Abrini maupun pembela hukumnya.

Sidik jari dan DNA Abrini ditemukan di dua "rumah aman" di Brussels, selain juga di mobil yang dikemudikan saat serangan Paris, menurut penyidik.

Tersangka lain yang dituntut pada Sabtu adalah Osama K, Herve BN, dan Bilal EM.

Mereka semua dituduh "berpartisipasi dalam aksi terorisme" terkait pengeboman Brussels. Dua orang lain yang ditahan pada Jumat sudah dilepas oleh polisi.

Osama K, yang oleh laporan media disebut sebagai warga Swedia Osama Krayem, adalah pria yang terlihat bersama pelaku bom bunuh diri di stasiun metro Malbeek sesaat sebelum serangan pada 22 Maret, kata penyelidik.

Menurut penyidik, Osama K membeli tas yang digunakan oleh dua pelaku pengeboman yang menyerang bandara Zaventem pada hari yang sama.