Seorang pria didakwa kasus terorisme terkait serangan Brussels

Tersangka pelaku bom Brussels

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Ketiga tersangka pelaku bom Brussels terekam kamera pengawas di bandara.

Jaksa Belgia mendakwa seorang pria dalam kasus kejahatan terorisme yang terkait dengan serangan di Brussels, Selasa lalu, yang menewaskan 28 orang.

Pria yang disebut bernama Faycal C ditahan pada Kamis lalu, dan polisi tidak menemukan senjata dalam pengeledahan di rumahnya.

Faycal C didakwa dengan pasal "berpartisipasi dalam aktivitas kelompok teroris, pembunuhan oleh teroris dan berupaya melakukan pembunuhan," jelas pernyataan jaksa.

Aparat Belgia tidak menjelaskan apakah Faycal C merupakan orang ketiga yang terekam kamera pengawas bandara sedang berjalan dengan kedua pelaku bom bunuh diri Najim Laachraoui dan Brahim el-Bakraoui. Media Belgia menyebutkan orang ketiga itu bernama Faycal Cheffou, seorang wartawan lepas.

  • <link type="page"><caption> Polisi Belgia menahan enam orang terkait bom di Brussels</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160325_dunia_penahanan_belgia.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Tersangka pelaku serangan Paris Salah Abdeslam pilih bungkam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160326_dunia_abdeslam_bungkam.shtml" platform="highweb"/></link>

Orang ketiga itu, tampak menggunakan topi dan jaket, juga membawa koper yang berisi bahan peledak. Dia disebutkan melarikan diri tanpa meledakkan bomnya.

Bom itu kemudian diledakkan di ruang ledakan ketika korban telah dievakuasi dari ruangan keberangkatan di bandara.

Saudara laki-laki Brahim el-Bakraoui, Khalid melakukan ledakan di stasiun kereta bawah tanah Maelbeek.

Bandara Belgia

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Dua bom bunuh diri diledakkan di bandara internasional di Brussels, Selasa lalu.

Rencana Prancis

Faycal C merupakan 12 orang yang ditangkap pada Kamis dan Jumat lalu dalam penggrebekan oleh aparat kepolisian di Belgia, Prancis dan Jerman.

Empat hari sebelum serangan Brussels, tersangka kunci serangan Paris 13 November lalu yang menewaskan 130 orang, Salah Abdeslam, ditangkap dalam sebuah penggrebekan di Brussels. Polisi mengatakan awalnya dia bersikap kooperatif.

Tetapi Menteri Kehakiman Belgia Koen Geens kemudian mengatakan di parlamen, bahwa Abdeslam "tak lagi berbicara sejak serangan di Brussels (Selasa lalu)".

Belgia

Sumber gambar, PATRIK STOLLARZ AFP

Keterangan gambar, Aparat keamanan memeriksa tas pengunjung stasiun central di Brussels.

Setidaknya setengah dari korban serangan bom meninggal di bandara, dan korban tewas lainnya di stasiun kereta bawah tanah akibat bom bunuh diri yang diklaim dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Otoritas Belgia menyatakan bandara internasional Zaventem - Brussels tidak akan dibuka sampai Selasa mendatang.

Sementara itu, demonstrasi menentang serangan bom yang akan digelar di Brussels pada Minggu (27/03) dibatalkan atas permintaan aparat keamanan. Penyelenggara mengatakan keselamatan warga merupakan prioritas utama.