Cegah migran, Masedonia tutup perbatasan dengan Yunani

Masedonia

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Sekitar 13.000 migran kini dilaporkan terlantar di perbatasan Masedonia-Yunani.

Masedonia mengatakan tidak akan membiarkan pengungsi melintasi perbatasan dengan Yunani, yang sekaligus menutup jalur ke Eropa utara.

Keputusan ini diambil setelah Slovenia melarang para pendatang singgah di tempat mereka. Kroasia dan Serbia mengatakan akan melakukan tindakan serupa.

Jika negara-negara Balkan menutup perbatasan mereka, maka para pendatang yang tiba di Yunani tidak akan bisa melanjutkan perjalanan ke Eropa barat maupun utara, yang menjadi tujuan utama mereka.

  • <link type="page"><caption> Uni Eropa dan Turki rencanakan 'masuk satu, keluar satu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160308_dunia_kesepakatan_pengungsi" platform="highweb"/></link>'
  • <link type="page"><caption> Bendung pengungsi, kapal NATO berpatroli di Yunani dan Turki</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160306_dunia_eropa_nato" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Migran dobrak pagar Masedonia di perbatasan Yunani</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160229_dunia_migran_masedonia" platform="highweb"/></link>

Sekitar 13.000 migran kini dilaporkan terlantar di perbatasan Masedonia-Yunani.

Pengungsi

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Tahun lalu, ratusan ribu migran -antara lain dari Suriah, Irak, dan Afghanistan- melintasi Masedonia.

Langkah ini diambil Masedonia ketika Uni Eropa dan Turki sepakat untuk menyusun rencana mengatasi krisis pengungsi terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Salah satu yang dibahas semua migran yang tiba di Yunani dari Turki akan dipulangkan dan untuk setiap satu warga Suriah yang dipulangkan ke negara asalnya maka satu warga Suriah yang berada di Turki akan dimukimkan di Uni Eropa.

Dengan demikian, menurut Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, tidak akan ada lagi jalur untuk masuk ke Eropa.

Ratusan ribu pendatang, sebagian besar dari Suriah, tahun lalu melintasi Masedonia untuk mencapai kawasan Eropa utara namun belakangan ini mereka meningkatkan pembatasan.

Akhir Februari, sekelompok migran menerobos pagar kawat di perbatasan Macedonia-Yunani dengan menggunakan batang besi.