Ratusan ribu pencari suaka menghilang di Jerman

Sumber gambar, Getty
Setelah menerima pendaftaran 130.000 pencari suaka tahun lalu, pemerintah Jerman mengaku tidak mengetahui keberadaan mereka saat ini.
Dalam keterangan tertulis, pemerintah Jerman mengatakan para migran tidak muncul di pusat penampungan sesuai dengan arahan aparat.
Hal ini mungkin terjadi, menurut pemerintah Jerman, karena para migran pindah ke negara lain, bersembunyi dari pengawasan aparat, atau mendaftar beberapa kali.
Para pencari suaka yang tidak diketahui keberadaannya tersebut mewakili 13% dari 1,1 juta pencari suaka yang terdaftar di Jerman pada 2015.
Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan serangkaian langkah yang telah disetujui parlemen pada Kamis (25/02) baka membantu penanganan para migran yang hilang.

Sumber gambar, z
Seperti dilaporkan kantor berita AFP, langkah-langkah itu mencakup pemberian kartu identitas kepada migran yang baru tiba di Jerman sehingga aparat bisa menyimpan data pribadi mereka dalam sebuah bank data dan pendaftaran berulang bisa dicegah.
Dari data itu aparat Jerman juga bisa mengetahui dengan cepat pelaku kriminal di antara para migran <link type="page"><caption> sehingga mereka bisa dikeluarkan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2016/01/160111_dunia_jerman_migran_austria" platform="highweb"/></link>.
Pada Kamis (25/02), kepala kantor federal di bidang migrasi, Frank-Juergen Weise, menyatakan ada sekitar 400.000 orang di Jerman yang identitasnya tidak diketahui.
<link type="page"><caption> Dari 1,1 juta migran yang masuk ke Jerman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150906_dunia_jerman_imigran" platform="highweb"/></link>, kelompok utama adalah yang berasal dari Suriah. Menyusul kemudian kelompok migran dari Afghanistan yang mencapai 154.000 orang.









