Dua bom di Baghdad tewaskan sedikitnya 38 orang

Sumber gambar, Reuters
Dua bom meledak di sebuah pasar yang padat di ibukota Irak, Baghdad, menewaskan sedikitnya 38 orang dan melukai puluhan lainnya, Minggu 28 Februari.
Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengaku melaksanakan serangan di kawasan Sadr City itu, yang mayoritas warganya merupakan pemeluk Syiah.
Tempat serangan bom terlihat penuh dengan genangan darah, sandal, sepatu, dan telepon genggam milik para korban.
ISIS -yang merupakan kelompok Sunni- kembali menyatakan akan terus melakukan serangan dengan sasaran umat Syiah.

Sumber gambar, AFP
Dalam beberapa serangannya, kelompok militan ini sengaja menggunakan bom ganda untuk mencapai jumlah korban jiwa yang besar, dengan bom kedua diledakkan ketika orang-orang sedang panik melarikan diri atau membantu korban maupun saat bantuan darurat tiba.
Sebelumnya, pada hari yang sama, pembom bunuh diri ISIS dan sekelompok pria bersenjata melakukan serangan di Abu Ghraib, di pinggiran ibukota Teheran, dan menewaskan 13 tentara sertapolisi.
Kelompok militan ini kehilangan kekuasaan atas beberapa wilayan di Irak yang sebelumnya mereka kendalikan karena serangan pasukan Irak dan Kurdi yang mendapat bantuan dari serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Para pejabat Irak mengatakan sedang <link type="page"><caption> menyiapkan serangan untuk merebut kembali kota Mosul,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/02/150216_irak_mosul" platform="highweb"/></link> yang merupakan kota terbesar di Irak utara yang masih dikuasai ISIS.































