Bom ISIS di Irak menewaskan puluhan orang

anbar

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Pasukan pendukung pemerintah Irak berusaha menguasai kembali daerah ISIS.

Paling tidak 45 perwira polisi Irak tewas dalam sebuah serangan milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) di Provinsi Anbar, kata para pejabat keamanan.

Pembom bunuh diri menabrakkan tiga kendaraan berisi bahan peledak ke satu markas di daerah Tharthar, pada sebuah jalan yang menghubungkan kota Falluja dan Samarra.

Sejumlah pejabat tinggi menjadi korban kejadian tersebut, kata sebuah sumber.

Anbar menjadi tempat perang sengit antara pasukan pendukung pemerintah dan milisi ISIS dalam beberapa minggu terakhir.

Kelompok sukarelawan yang sebagian besar anggota adalah milisi Syiah dukungan Iran melakukan operasi untuk menguasai kembali ib<link type="page"><caption> u kota provinsi, Ramadi, yang jatuh ke tangan ISIS bulan lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/06/150601_dunia_amerika_isis" platform="highweb"/></link>.

Sebuah sumber keamanan di Komando Operasi Anbar mengatakan kepada BBC bahwa tiga kendaraan baja berisi bahan peledak yang dikuasai ISIS digunakan pada serangan hari Senin (1 Juni) terhadap markas Batalion Ketiga dari Brigade ke-21 Polisi Federal Irak.

Bom tersebut menyebabkan ledakan besar pada sebuah gudang amunisi di dalam markas, lapor TV Al-Sharqiyah yang bermarkas di London.