Bom di Homs dan Damaskus, puluhan tewas

Sumber gambar, AP
Serangkaian ledakan di Homs dan Damaskus, Suriah menewaskan puluhan orang, lapor media pemerintah dan kelompok pengamat.
Di Homs, paling tidak 57 orang, sebagian besar warga sipil, tewas karena dua bom kendaraan, kata kelompok pengamat.
Paling tidak empat ledakan kemudian terdengar di Sayyida Zeinab, Damaskus selatan, menewaskan paling tidak 30 orang, lapor media pemerintah.
Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS menyatakan bertanggung jawab melakukan bom Damaskus.
Baik Damaskus maupun Homs telah menjadi sasaran milisi ISIS di masa lalu.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan <link type="page"><caption> "kesepakatan sementara" telah dicapai dengan Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160213_dunia_rusia_suriah" platform="highweb"/></link> terkait dengan perundingan damai konflik tersebut.
Serangan di Homs terjadi di daerah sebagian besar Alawite, sekte minoritas asal Presiden Bashar al-Assad.
Kelompok pengawas Syrian Observatory for Human Rights Inggris memperingatkan banyak orang terluka, dan jumlah korban meninggal kemungkinan akan meningkat.









