Donald Trump memuji Paus setelah perdebatan 'dinding Meksiko'
Bakal calon presiden dari Partai Republik di Amerika Serikat, Donald Trump, memuji Paus Fransiskus setelah Paus mempertanyakan keimanan Kristennya.
Paus berpendapat usulan Trump untuk <link type="page"><caption> membangun dinding di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko adalah sesuatu yang tidak Kristiani,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160219_dunia_paus_trum" platform="highweb"/></link> yang sempat memicu reaksi keras dari taipan properti itu.

Sumber gambar, Reuters
Namun beberapa jam kemudian, dalam sebuah acara di South Carolina, Trump terdengar lebih bersahabat.
Ketika ditanya tentang perdebatan dengan Paus, dia menjawab tidak akan menggambarkannya sebagai pertengkaran dan menambahkan tidak suka bertengkar dengan Paus.
"Saya memiliki banyak rasa hormat atas Paus. Dia punya kepribadian dan saya kira dia melakukan pekerjaan dengan amat baik, dia punya banyak energi," tambah Trump.

Sumber gambar, Reuters
Dia mengatakan Paus mendapat informasi yang salah ketika mengkritik usulan pembangunan 'dinding Meksiko' karena tidak menyadari masuknya narkotika dan masalah keamanan lain yang membuat perbatasan yang kuat menjadi perlu.
Sebelumnya Trump sempat menyebut dirinya sebagai seorang 'yang bangga sebagai penganut Kristen' dan menyalahkan Meksiko karena membuat Paus mengucapkan komentar tersebut.
Jajak pendapat di South Carolina menempatkan dia memimpin dibanding bakal calon presiden lainnya. Para pendukung Partai Republik akan memilih calon mereka dalam beberapa pekan mendatang.









