PBB kutuk serangan udara di Suriah 'yang tewaskan 50 orang'

Sumber gambar, EPA
PBB mengutuk serangan udara terhadap sejumlah rumah sakit dan sekolah di Suriah utara, hari Senin (15/02), yang dikatakan menewaskan hampir 50 orang, termasuk anak-anak.
Tiga rumah sakit hancur <link type="page"><caption> akibat serangan-serangan ini</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160215_dunia_suriah_rumah_sakit" platform="highweb"/></link>.
Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengatakan serangan tersebut jelas-jelas adalah pelanggaran terhadap hukum internasional.
Pemerintah Amerika Serikat juga mengecam keras serangan udara ini, yang dituduhkan ke militer Rusia.
"Kami mengutuk serangan ini ... yang dilakukan oleh rezim dan pihak-pihak yang mendukung mereka, termasuk Rusia," kata John Kirby, juru bicara Kementerian Pertahanan di Washington.
Rusia sejak beberapa waktu terakhir mengerahkan serangan udara, menjadikan apa yang mereka sebut 'kelompok-kelompok teroris' sebagai sasaran serangan.
Lembaga medis MSF mengatakan salah satu rumah sakit mereka di Provinsi Idlib sengaja dijadikan sebagai sasaran. Prancis mengatakan serangan terhadap fasilitas medis bisa digolongkan sebagai kejahatan perang.
Namun seorang diplomat Suriah di Moskow mengatakan, rumah sakit ini terkena serangan Amerika.









