Nama mobil Zica produk Tata diganti karena virus Zika

Sumber gambar, EPA
Produsen mobil India, Tata, mengatakan akan mengganti nama mobil barunya yang sebelumnya dikenal dengan Zica, singkatan dari Zippy Car.
Perubahan nama itu karena masalah yang muncul akibat virus Zika, <link type="page"><caption> yang sudah ditetapkan oleh WHO sebagai keadaan darurat global</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160201_dunia_zika_who" platform="highweb"/></link> setelah menyebar dengan cepat di kawasan Amerika Latin.
Namun belum disebutkan nama baru mobil tersebut, yang akan dipamerkan kepada umum untuk pertama kalinya dalam Auto Expo 2016 di Delhi, pada Rabu (03/02).
Di pameran tersebut, menurut Tata Motors, plat nomor Zica masih akan tetap digunakan dan nama baru akan diumumkan beberapa pekan mendatang.
Tata Group merupakan konglomerat terbesar di India, yang terdiri dari 100 perusahaan, termasuk Tata Motors, yang merupakan pemilik merek Jaguar dan Land Rover.
Selain itu, konglomerat ini juga bergerak di bidang baja, minuman, layanan konsultasi, dan telekomunikasi.
Virus Zika yang dideteksi di Brasil pada Mei 2015, <link type="page"><caption> sudah menyebar ke lebih dari 20 negara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160128_dunia_zika_virus_who" platform="highweb"/></link> dan diduga berkaitan dengan <italic>microcephaly</italic> atau kelahiran bayi dengan ukuran otak yang lebih kecil walau hubungan antara keduanya masih menunggu penelitian lebih lanjut.





