Malaysia sangkal tuduhan Swiss terkait dana pemerintah

razak

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Perdana Menteri Najib Razak dinyatakan tidak melakukan kesalahan oleh Jaksa Agung Malaysia.

Malaysia menyangkal tuduhan dari Swiss bahwa miliaran dolar dicuri dari dana pemerintah negara itu.

Swiss menyelidiki skandal dana 1MDB Malaysia sejak tahun lalu.

Minggu lalu, Jaksa Agung, Michael Lauber, mengatakan US$4 miliar kemungkinan hilang dari perusahaan pemerintah Malaysia.

Seorang menteri Malaysia mengatakan hal ini tidak mungkin terjadi karena audit gencar dilakukan. Dia mengatakan pernyataan tersebut "terlalu dini".

Dana pemerintah 1MDB, yang dibentuk Perdana Menteri Najib Razak untuk membayar proyek sosial ekonomi, menjadi inti skandal politik di Malaysia.

Najib sendiri telah dinyatakan tidak melakukan kesalahan oleh Jaksa Agung Malaysia minggu lalu.

Pemerintah Swiss membuka penyelidikan setelah <link type="page"><caption> 1MDB diketahui menumpuk utang sebesar US$11 miliar.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160130_dunia_1mdb_malaysia_swiss" platform="highweb"/></link>

Kantor Jaksa Lauber mengatakan pada hari Jumat (29/01) bahwa terdapat "petunjuk serius dana diselewengkan dari sejumlah perusahaan pemerintah Malaysia".

Sebagian dana itu, katanya, ditransfer ke rekening Swiss milik mantan pejabat pemerintah Malaysia dan mantan pejabat serta pejabat yang masih bertugas dari United Arab Emirates.