Mesir tangkap kartunis pengkritik masalah sosial dan presiden

Sumber gambar, Reuters
Aparat keamanan Mesir menangkap seorang kartunis yang terkenal dengan karyanya yang mengkritik masalah-masalah sosial dan Presiden Abdul Fattah al-Sisi.
Laporan-laporan media menyebutkan Islam Gawish ditangkap di sebuah kantor perusahaan pemasaran sosial tempat dia bekerja, di ibukota Kairo, Minggu 31 Januari.
Situs internet Al-Zayyat menyebutkan sebelum telelpon genggamnya dimatikan, dia sempat mengatakan bahwa penangkapannya -menurut keterangan aparat yang menangkapnya- terkait dengan kartun-kartunnya.
Sementara situs Al-Bidayah mengutip sebuah sumber di Kementrian Dalam Negeri yang mengatakan Garwish ditangkap karena mengelola sebuah situs internet dan halaman Facebook tanpa izin serta menyebarkan informasi palsu.

Sumber gambar, AFP
Gawish dikenal dengan kartun-kartunnya di Al-Waraqah dan halaman Facebook-nya memiliki sampai sejuta pengikut.
Penangkapan atas Gawish terjadi di tengah-tengah peningkatan keamanan terkait dengan peringatan maraknya unjuk rasa massal 25 Januari 2011, yang belakangan berhasil menjatuhkan Presiden Husni Mubarak.
Sekitar 5.000 apartemen di Kairo dilaporkan sudah digrebek oleh aparat keamanan dalam beberapa pekan belakangan.
Sejumlah pegiat hak asasi menuduh Presiden al-Sisi, yang menggulingkan Presiden Mohammed Mursi pada tahun 2013, melakukan pembungkaman atas para pengkritiknya.
November tahun lalu, seorang jurnalis investigasi dan aktivis HAM, <link type="page"><caption> Hossam Bahgat, yang ditangkap oleh aparat keamanan. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151109_dunia_wartawan_mesir" platform="highweb"/></link>









