AS dan Cina desak resolusi baru PBB terkait Korut

kerry

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Menlu AS Kerry dan rekannya dari Cina, Wang Yi, sepakat bagi perlunya resolusi yang kuat untuk melawan Korut.

Cina dan Amerika Serikat menyatakan kini diperlukan resolusi baru PBB untuk melawan Korea Utara, setelah Pyongyang mengatakan telah berhasil melakukan tes bom hidrogen permulaan bulan ini.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry, yang sedang berada di Beijing untuk berunding, menyatakan ambisi nuklir Korea Utara sebagai sebuah "ancaman terhadap dunia" dan mendesak bagi dterapkannya sanksi baru.

Cina adalah sekutu utama Korea Utara, tetapi Beijing mengutuk tes nuklir Pyongyang.

Pada tanggal <link type="page"><caption> 6 Januari, gempa berkekuatan 5,1 pada skala Richter terjadi di Korea Utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160108_dunia_koreautara_cina_nuklir" platform="highweb"/></link> dan negara tersebut menyatakan telah berhasil melakukan tes bom hidrogen bawah tanah.

Meskipun demikian, ahli nuklir mempertanyakan pernyataan Korea Utara tersebut dengan mengatakan ukuran gempa tidak cukup besar bagi sebuah bom hidrogen.

Ketika berbicara setelah pembicaraan dengan Menlu Cina, Wang Yi, Kerry mengatakan kedua pihak sepakat bagi perlunya "resolusi yang kuat melawan Korea Utara dan menyatakan pembatasan perdagangan barang dan jasa pada perbatasan Cina dan Korea Utara adalah salah satu langkah yang bisa diambil."